NASIONAL

Ridwan Kamil: Harusnya Harga Beras di Jabar Tak Naik Signifikan

"Jadi saya akan cek dan terus akan lakukan setiap minggu ke pasar.."

AUTHOR / Frans Mokalu

Ridwan Kamil: Harusnya Harga Beras di Jabar Tak Naik Signifikan
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (tengah), usai Silaturahmi dan Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan di Cirebon, Selasa (7/02/2023). (KBR/Frans)

KBR, Cirebon - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, seharusnya tidak ada kenaikan harga beras signifikan di provinsinya. Dia mengklaim, stok beras di Jabar surplus sebanyak 1,5 juta ton.

“Nah itu yang akan ditelusuri, harusnya di Jawa Barat tidak ada kenaikan harga beras yang signifikan. Karena kita surplus 1,5 juta ton,” kata Ridwan Kamil, ditemui usai Silaturahmi dan Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan di Cirebon, Selasa (7/2/2023).

Dia berjanji akan melakukan pengecekan secara periodik ke pasar-pasar, guna memastikan penyebab naiknya harga beras di Jabar.

“Jadi saya akan cek dan terus akan lakukan setiap minggu ke pasar untuk memastikan penyebab naiknya beras di wilayah Jawa Barat,” ujarnya.

Baca juga:

Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jabar memiliki dana tak terduga yang bisa digunakan untuk mensubsidi harga pangan, termasuk distribusi dalam mengendalikan inflasi.

“Salah satu tindakan Pemprov Jabar adalah, kita ada dana tidak terduga yang akan digunakan untuk mengendalikan inflasi. Misalkan ada kenaikan di biaya tranportasi maka akan kita subsidi, dan itu sudah ada anggarannya. Mudah-mudahan ke depan harga bisa kita kendalikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut harga beras di semua provinsi naik. Jokowi mengatakan, Bulog akan menggelar operasi pasar secara besar-besaran untuk menurunkan harga beras.

"(Harga) beras memang naik, di semua provinsi memang naik. Ini yang sedang kita lakukan operasi pasar oleh Bulog di seluruh provinsi baru terus dilakukan. Meskipun sudah mulai awal Januari dilakukan tetapi belum, baru turunnya sedikit. Minggu-minggu ini terus kita lakukan operasi pasar besar-besaran," kata Jokowi usai mengunjungi Pasar Baturiti, Tabanan, Bali, Kamis (2/2/2023).

Editor: Wahyu S.

  • Beras
  • harga beras
  • Presiden Jokowi
  • Harga Pangan
  • resesi ekonomi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!