
Anggaran Pendidikan "Dilahap" MBG, Apa Jadinya?Ruang Publik
Silahkan login untuk menambahkan ke playlist
Anggaran belanja pendidikan di APBN 2026 yang didistribusikan melalui 23 kementerian dan lembaga, mencapai Rp470,4 triliun. Sebanyak Rp223,5 triliun atau 47,5 persennya masuk ke Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai penyelenggara proyek Makan Bergizi Gratis (MBG). Jumlah ini meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Sementara, jika dibanding dengan total keseluruhan anggaran pendidikan 2026 yang mencapai Rp769,1 triliun, MBG mencaplok sekitar 29 persennya. Ditilik dari sisi pelaksanaannya, MBG tak pernah surut dari masalah. Di awal tahun, terjadi kasus keracunan massal dengan jumlah korban mencapai 1.200-an siswa. Belum lagi soal celah potensi korupsi dan berbagai persoalan lain. Layakkah MBG mendapat porsi anggaran sejumbo itu? Bagaimana dampaknya ke prioritas lain di sektor pendidikan, seperti kesejahteraan guru? Bagaimana nasib mutu pendidikan Indonesia ke depannya? Nah, kita akan bahas topik ini bersama Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji dan Peneliti Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Betta Anugrah.

Listrik & ATM akan Mati 7 Hari? Real or Fake?Cek Fakta
Silahkan login untuk menambahkan ke playlist
Listrik dan ATM akan mati total selama 7 hari?? Narasi tersebut viral selama sepekan ini. Real or Fake? Simak cek faktanya bareng Co-Founder dan Fact Check Specialist Mafindo, Aribowo Sasmito
Minority Rights in EconomyInclusive Economy
Silahkan login untuk menambahkan ke playlist
The COVID-19 pandemic served as a severe catalyst for existing economic inequalities, leaving sexual and gender diverse (SGD) minorities to face disproportionately negative outcomes in the post-pandemic recovery. This period saw a deepening of financial precarity characterized by higher rates of job loss and reduced income, particularly among transgender and non-binary individuals who are often concentrated in high-risk service sectors. This instability exacerbated pre-existing vulnerabilities, driving these groups into deeper poverty and heightened food and housing insecurity. Beyond the financial strain, the pandemic compromised vital social safety nets; many SGD individuals—especially youth—were forced into isolation within unsupportive environments, losing access to affirming workplaces and educational safe spaces. The resulting decline in mental health has created an additional, persistent barrier to stable economic participation. Most critically, these challenges were amplified by intersectionality, as SGD people of color and those with disabilities faced the most severe compound disadvantages. Ultimately, these trends reveal that the post-COVID-19 economy has failed to deliver a truly inclusive recovery, signaling an urgent need for focused policy interventions that enforce and protect minority economic rights.
Link survey: https://tinyurl.com/Podcast-E7IE

Rumah Mandiri EnergiPerspektif Baru
Silahkan login untuk menambahkan ke playlist
Rumah tangga mandiri energi dimulai dengan kita harus melihat desa sebagai salah satu basis untuk mewujudkannya dengan memanfaatkan dana desa.Misalnya, masyarakat yang punya potensi peternakan sapi, maka di-support melalui dana desa yang ada untuk merealisasikan sumber energi alternatif yang ingin dikembangkan, seperti biogas.Masyarakat kita cenderung kalau ada yang sukses atau bagus maka itu ditiru. Jadi penting untuk terus menerus menginformasikan tentang cerita sukses rumah tangga yang sudah berhasil mandiri energiSimak pembahasannya hanya di Podcast Perspektif Baru. Dengan Ibu Siti Zunariyah, S.Sos.,M.Si , Peneliti Sosiologi dan dosen di Universitas Sebelas Maret di Surakarta

Serba Lamban Pemulihan Sumatra PascabencanaRuang Publik
Silahkan login untuk menambahkan ke playlist
Dua bulan pascabencana Sumatra, ratusan korban belum ditemukan dan pemulihan berjalan lamban. Ratusan ribu warga terpaksa bertahan di tenda pengungsian, lantaran hunian sementara (huntara) yang siap ditempati belum mencapai 1.000 unit. Mengapa proses penanganan dan pemulihan tersendat? Bagaimana kinerja Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang dibentuk Presiden Prabowo?Di sisi lain, negara mulai mengejar pertanggungjawaban korporasi yang merusak lingkungan, bagian dari penyebab bencana ekologis Sumatra. Enam perusahaan digugat dengan nilai Rp4,8 triliun, dan 28 izin usaha dicabut, termasuk PT Toba Pulp Lestari. Padahal, desakan pencabutan izin sudah disuarakan selama puluhan tahun oleh masyarakat adat dan pegiat lingkungan. Apakah upaya penindakan dan langkah hukum ini cukup?Di Ruang Publik kita akan bahas topik ini bersama Ketua Umum Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) Dr. Avianto Amri, ST, MRes dan Kepala Divisi Kampanye Eksekutif Nasional WALHI Uli Arta Siagian.

Grooming: Saat Sayang Jadi Senjata Buat Nge-hack Otak KamuDisko
Silahkan login untuk menambahkan ke playlist
Udah baca buku "Broken Strings" karya Aurelie Moeremans Buku ini viral banget karena membongkar kenyataan pahit: Aurelie menjadi korban grooming sejak usia 15 tahun oleh orang yang jauh lebih dewasa. Kasus ini bikin kita sadar kalau ancaman ini nyata dan bisa semulus itu masuk ke hidup kita.
Pernah gak merasa "Dia baik banget, perhatiannya beda, bahkan terasa too good to be true."
atau.... ngerasa 'dimanja' tapi sekaligus 'dikontrol'? Kalau rasa sayang dia bikin kamu makin terisolasi, itu bukan relationship goals, tapi taktik manipulasi bernama Grooming.
Di episode Podcast Disco kali ini, Host Sekaligus Psikolog Klinis Mutiara Maharini bareng Maizan Dianati (Mental Health Practitioner & Researcher) bakal bongkar rahasia gelap di balik grooming. Kita nggak cuma bahas soal beda usia, tapi gimana cara pelaku "nge-hack" sistem otak korban lewat love bombing dan manipulasi emosi.
Di video ini Podcast Disko bahas tentang:
Kenapa grooming itu soal manipulasi & kuasa, bukan cinta
Brain Reward System: Kenapa korban jadi ketergantungan?
Modus grooming di era digital (waspada di Game Online & Medsos!).
Gimana cara bangkit dan speak up kalau kamu atau orang terdekat jadi korban.
Grooming itu slow burn, perlahan tapi berbahaya. Yuk, tonton sampai habis biar semakin aware dengan grooming. Karena kamu sepenting itu

Resolusi 2026: Menguji Janji 4 Juta Lapangan Kerja BaruRuang Publik
Silahkan login untuk menambahkan ke playlist
Awal tahun baru 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 4 juta lapangan kerja baru di 2026, seiring pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksi mencapai 5,4%. Salah satu upaya menciptakan lapangan kerja adalah dengan melanjutkan paket stimulus ekonomi yang dimulai sejak September tahun lalu. Di dalamnya ada Program Magang Nasional yang pada 2025 diklaim dinikmati lebih dari 102 ribu penerima dari total 700-an ribu pelamar.Apakah paket stimulus ekonomi menjawab persoalan tingginya angka pengangguran? Mampukah target 4 juta lapangan kerja baru itu terwujud di 2026?Di sisi lain, ada laporan terbaru World Economic Forum (WEF) yang menempatkan Indonesia di antara 27 negara dengan pengangguran sebagai peringkat pertama ancaman perekonomian selama dua tahun ke depan. Apakah masalah itu direspons serius oleh pemerintah?Nah, kita akan bahas topik ini bersama Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Anggawira dan Pengamat Ketenagakerjaan sekaligus Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar.

Aman dan Sehat Berolahraga Sepatu RodaPerspektif Baru
Silahkan login untuk menambahkan ke playlist
Olahraga sepatu roda kini semakin diminati dan berkembang sebagai olahraga prestasi. Meski terlihat seru dan menantang, sepatu roda kerap dianggap rawan cedera jika tidak dilakukan dengan teknik yang tepat.Keamanan dalam bersepatu roda sangat bergantung pada pemahaman teknik dasar, cara jatuh yang benar, serta penggunaan perlengkapan pelindung yang sesuai. Pendampingan dari pelatih maupun komunitas juga membantu pemula berlatih dengan lebih aman dan menyenangkan.Putra G. Waluyo, Pendiri Jakarta Inline Skate Community (JISC), berbagi tips aman bermain sepatu roda, pentingnya teknik jatuh yang benar, serta peran komunitas dalam mendukung olahraga ini. Simak pembahasannya hanya di Podcast Perspektif Baru
.jpeg&w=640&q=75)
Militer Ikut Campur Penanganan Terorisme, Apa Bahayanya?Ruang Publik
Silahkan login untuk menambahkan ke playlist
Untuk kesekian kalinya pemerintah berupaya melibatkan TNI dalam pemberantasan terorisme. Dalam draf Perpres yang beredar di publik, kewenangan militer disebutkan melingkupi tiga aspek: penangkalan, penindakan, dan pemulihan. Padahal, sejumlah aspek ini menjadi ranah kementerian dan lembaga lain, seperti Badan Intelijen Negara, Densus 88 Antiteror, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Agama, dan instansi terkait lainnya.Tak cuma itu, pencegahan terorisme mestinya bukan diatur melalui perpres, melainkan peraturan pemerintah, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.Berulang kali gagasan pelibatan TNI dalam penanganan terorisme didorong, berulang kali pula ditolak banyak kalangan karena mengancam HAM dan supremasi sipil. Mengapa pemerintah getol mendorong hal ini? Apa saja bahayanya jika militer cawe-cawe dalam penanganan terorisme?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) 2011-2013 Soleman B. Ponto dan Wakil Direktur Imparsial Husein Ahmad.

Azzril Hanya Nonton Demo, Kenapa Dipukul dan Dipenjara?Saga
Silahkan login untuk menambahkan ke playlist
Muhammad Azzril, satu dari ratusan orang yang ditangkap polisi pasca demonstrasi #BubarkanDPR Agustus lalu. Azzril yang saat itu hanya nonton, diduga mendapat kekerasan oleh polisi. Dia dipukul, diinjak lalu diseret motor hingga tak sadarkan diri.
Pemuda itu kini mendekam di rumah tahanan Salemba, dikenakan pasal 170 Ayat 2 ke-1 karena dituduh merusak mobil milik ASN Kemendagri. Proses persidangannya masih berjalan.
Jaksa menuntutnya dengan hukuman penjara satu tahun berdasarkan bukti rekaman siaran langsung di Youtube tertanggal 25 Agustus 2025.
Anehnya, dalam rekaman video tersebut, Azzril tak terlihat merusak mobil.
Kondisi kesehatannya sempat memburuk selama di tahan. Azzril berkali-kali jatuh, muntah, sesak napas, pingsan, hingga sempat hilang ingatan. Orang tua Azzril yang dibayang-bayangi rasa cemas tak pernah absen menjenguk dan mengantar makanan, meski kondisi keuangan mereka tak menentu.
Kisah Azzril mulai ditangkap, dipenjara hingga pengorbanan orang tuanya membebaskannya bisa Anda dengarkan di SAGA KBR pada platform youtube melalui link s.id/AzzrilDitangkap.
Jika cerita ini penting, dukung SAGA dengan membagikan ceriita ini kepada yang lain.
Terima kasih telah mendukung SAGA menghadirkan jurnalisme naratif yang mendalam, dan manusiawi.
SAGA adalah first person story audio-dokumenter berbasis jurnalisme. Mengajak kamu melampaui headline dan merasakan langsung pengalaman nyata manusia dalam sebuah peristiwa.
Tim editorial: Wahyu Setiawan, Astri Yuanasari, Heru Haetami, Dita Alyaaulia, Malika
Sound Designer: Bintang Elian
Kategori
Ruang Publik
Lihat Semua
Saga
Lihat Semua
Uang Bicara
Lihat Semua


Disko
Lihat Semua
Cek Fakta
Lihat Semua


Jelajahi Podcast
Lihat Semua









.jpeg&w=3840&q=10)
