NASIONAL

Jokowi: WFH Jadi Solusi Jangka Pendek Atasi Polusi Jabodetabek

"Kita harus berani mendorong untuk banyak kantor melaksanakan hybrid working: work from office, work from home."

Heru Haetami

Jokowi: WFH Jadi Solusi Jangka Pendek Atasi Polusi Jabodetabek
Presiden Jokowi saat memberi sambutan pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Istana Negara, Kamis (18/8/2022). (Youtube Setpres)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo menginstruksikan seluruh jajarannya untuk segera melakukan intervensi mengatasi polusi di Jabodetabek. Misalnya, dengan penerapan work from home (WFH) hingga memperbanyak ruang terbuka hijau.

Menurut Jokowi, upaya itu bisa menjadi solusi jangka pendek.

“Rekayasa cuaca untuk memancing hujan di kawasan Jabodetabek dan menerapkan regulasi untuk percepatan penerapan batas emisi Euro 5 dan Euro 6, khususnya di Jabodetabek. Kemudian perbanyak ruang terbuka hijau dan tentu saja ini memerlukan anggaran, siapkan anggaran," ujar Jokowi dalam ratas upaya peningkatan kualitas udara di kawasan Jabodetabek, Senin (14/8/2023).

"Dan jika diperlukan, kita harus berani mendorong untuk banyak kantor melaksanakan hybrid working: work from office, work from home,” sambungnya.

Untuk jangka menengah, Jokowi meminta jajarannya konsisten mengurangi penggunaan kendaraan berbasis fosil dan segera beralih ke transportasi massal.

“Saya kira bulan ini LRT segera dioperasionalkan, MRT juga sudah beroperasi, kemudian kereta cepat bulan depan juga sudah beroperasi dan juga percepatan elektrifikasi kendaraan umum dengan bantuan pemerintah,” ujarnya.

Baca juga:

Sementara untuk jangka panjang, Presiden menekankan perlunya penguatan aksi mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

“Harus dilakukan pengawasan kepada sektor industri dan pembangkit listrik, terutama di sekitar Jabodetabek,” katanya.

Selain itu, Jokowi juga menekankan pentingnya upaya edukasi terhadap seluruh komponen masyarakat.

“Yang terakhir, mengedukasi publik yang seluas-luasnya,” ucap Jokowi.

Editor: Wahyu S.

  • polusi
  • kualitas udara di DKI Jakarta
  • pencemaran udara
  • dki jakarta
  • Presiden Jokowi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!