NUSANTARA

Tim SAR Belum Temukan 3 Anggota Polisi yang Terbawa Arus Sungai Digoel

"Kodam XVII Cenderawasih juga telah mengirimkan peralatan untuk membantuk tim SAR gabungan mencari dan melacak lokasi keberadaan korban."

Tim SAR Belum Temukan 3 Anggota Polisi yang Terbawa Arus Sungai Digoel
Ilustrasi: pencarian 3 anggota polisi dan satu anggota TNI yang jatuh dan terbawa arus Sungai Digoel, Papua Pegunungan, Sabtu, (28/1). Foto: ANTARA

KBR, Jayapura- Tiga personel Polres Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan yang jatuh dan terbawa arus Sungai Digoel belum ditemukan hingga Senin, 30 Januari 2023.

Kapolres Pegunungan Bintang, Mohamad Dafi Bastomi mengatakan hingga kini tim SAR gabungan dibantu warga masih melakukan pencarian.

Kata dia, Kodam XVII Cenderawasih juga telah mengirimkan peralatan untuk membantuk tim SAR gabungan mencari dan melacak lokasi keberadaan korban.

Ketiga anggota Polres Pegunungan Bintang yang hanyut itu ialah Yohanes Matheus, Risman Rahman, dan Stevan Randongkir.

"Kita bersama dengan masyarakat melakukan pencarian rekan kita yang masih belum kita temukan. Kita selain (melakukan pencarian) dengan masyarakat, juga dibantu oleh dua alat dari Kodam (XVII Cenderawasih) dan juga ada peralatan drone untuk membantu kita. Semoga personel kita yang belum ditemukan, segera ditemukan," kata Mohamad Dafi Bastomi, Senin, (30/1/2023).

Baca juga:

Kapolres Pegunungan Bintang, Mohamad Dafi Bastomi mengatakan ketiga korban dan seorang prajurit TNI bernama Ferdian Dwi Kusuma jatuh ke sungai dan terbawa arus saat jembatan gantung yang dilalui putus. Peristiwa itu terjadi di Distrik Iwur, Kabupaten Pegunungan Bintang Sabtu, 28 Januari 2023.

Katanya, jenazah korban anggota TNI dari Yonif 143/TWEJ telah ditemukan di Kampung Arim, Distril Iwur pada Minggu malam, (29/1/2023).

Ketika itu tim gabungan TNI/Polri menyeberang Sungai Digoel, saat hendak berkunjung ke Pos Polisi Iwur dan Pos Satuan Tugas (Satgas) TNI yang lokasinya berada di seberang sungai.

Satu-satunya akses ke lokasi tersebut, dengan melewati jembatan gantung yang menghubungkan sisi kedua sungai.

Jembatan gantung itu diduga putus karena kelebihan beban dan tali pengikat yang sudah lapuk.

Editor: Sindu

  • TNI
  • Polri
  • Polres Pegunungan Bintang
  • Papua

Komentar (0)

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!