NASIONAL

Mendagri: Pj Gubernur Jakarta Tangani Dampak Pandemi Hingga Gejolak Ekonomi

""Kita akan menghadapi tantangan ke depan yaitu gejolak ekonomi, krisis pangan, energi yang berimbas kepada ekonomi dan keuangan global. Tentu berimbas kepada kita semua,”"

Heru Haetami, yuli anisah

Ucapan selamat ke Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono (baju putih) usai pelantikan oleh Menda
Ucapan selamat ke Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono (baju putih) usai pelantikan oleh Mendagri, Tito Karnavian, Senin (17/10/22). (Foto: Antara/Rivan)

KBR, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menangani sejumlah persoalan di provinsi itu, seperti dampak pandemi Covid-19 dan ancaman gejolak perekonomian.

“Kita berharap dampak daripada Covid-19 ini yang mungkin masih ada dapat ditangani oleh Bapak Heru. Sekaligus selain hal-hal yang rutin, kita akan menghadapi tantangan ke depan yaitu gejolak ekonomi, krisis pangan, energi yang berimbas kepada ekonomi dan keuangan global. Tentu berimbas kepada kita semua,” katanya usai melantik Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta, menggantikan Anies Baswedan di Gedung Kemendagri, Senin (17/10/2022).

Tito meminta perlu kerja sama seluruh pihak menangani dampak-dampak gejolak ekonomi global yang dapat mengakibat inflasi dan krisis lainnya.

Selain melantik Pj Gubernur DKI Jakarta, Tito juga melantik Penjabat Bupati Yapen di Papua dan Penjabat Bupati Tolikara di Papua Pegunungan.

Apresiasi Kinerja Anies Baswedan

Selain itu, Tito Karnavian juga mengapresiasi kinerja dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang masa jabatannya berakhir 16 Oktober 2022 kemarin.

Menurutnya, tidak mudah memimpin ibu kota negara, lantaran memiliki kompleksitas permasalahan.

“Saya kira saya pernah lama dinas di Jakarta termasuk jadi Kapolda Metra Jaya tidak ringan. Permasalahan di Jakarta sangat sangat sangat kompleks sekali, tapi Bapak Alhamdulillah bisa menyelesaikannya,” pungkas Tito.

Segera Tangani Banjir

Sementara Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengatakan akan fokus menyelesaikan permasalahan yang ada di Jakarta, salah satunya permasalahan banjir. 

Heru juga mengklaim akan berkoordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menangani banjir.

"Kami akan segara mungkin, kemarin, saya sudah berkomunikasi dengan para asisten, sekretaris daerah, saya harus segera menghadap pak menteri, untuk point-point apa yang bisa disinergikan dan apa yang dilakukan pemerintah daerah, dalam secepatnya penanggulangan banjir, mengurangi, kira-kira seperti itu," kata Heru saat acara penyambutannya di Balai Kota Jakarta, Senin (17/10/2022).

Pilihan redaksi:

Heru menyebut, ada tiga jenis banjir yang masih kerap terjadi, yaitu banjir karena rob (pasang air laut, red), banjir karena hujan, dan juga banjir kiriman dari luar Jakarta.

"Penyelesaian banjir di Jakarta akan dimasukkan di dalam APBD 2023 dengan membangun breakwater atau pemecah gelombang, pembangunan turap, pembangunan waduk, serta pemulihan pompa dan juga revitalisasi sungai," pungkasnya.

Editor: Kurniati Syahdan

  • pj gubernur dki jakarta
  • Jakarta
  • krisis pangan
  • krisis keuangan global
  • dampak pandemi covid-19
  • heru budi hartono

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!