NASIONAL

Gempa Turkiye, Indonesia Kirim Puluhan Personil SAR

""Kita akan segera mengirim misi bantuan ke dan itu bagian daripada tanggung jawab internasional kita,""

AUTHOR / Astri Yuanasari

Gempa Turkiye
Gempa Turkiye, persiapan pengiriman tim SAR di gudang keberangkatan, Lanud Halim Perdana Kusuma, Jaktim, Kamis (09/02/23). (Antara/Fakhri Hermansyah).

KBR, Jakarta-  Pemerintah Indonesia akan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban dan masyarakat yang terdampak gempa di Turkiye dan Suriah. Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, di tahap pertama Indonesia akan mengirimkan tim Medium Urban Search And Rescue (MUSAR) untuk berkontribusi membantu upaya pencarian dan penyelamatan korban.

"Berkekuatan 47 personel dari Basarnas dengan kualifikasi SAR internasional. Jadi kita harus berbangga bahwa tim Search And Rescue, tim Basarnas memiliki sertifikasi dan kualifikasi SAR internasional, sehingga kita bisa mengirimkan personel SAR ini ketika terjadi bencana-bencana di tingkat regional," kata Abdul dalam keterangan pers, Kamis (9/2/2023).

Abdul mengatakan, tim ini akan segera dikirim dalam satu atau dua hari ini dengan didampingi 12 orang tim manajemen dari BNPB.

Abdul menyebut, saat ini tim yang akan diberangkatkan sedang menunggu flight clearance untuk bisa membawa personel lengkap dengan peralatan yang dibawa seluruhnya dari Indonesia. Termasuk dua unit kendaraan operasional yang akan digunakan nanti di Turkiye yang akan dibawa dengan menggunakan pesawat Hercules dari TNI.

"Kita harapkan segera setelah flight clearance ini kita dapatkan, yang kita harapkan dalam satu atau maksimal dua hari kedepan, tim Medium Urban Search And Rescue ini sudah bisa berangkat dan berpartisipasi dan berkontribusi dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban di daerah terdampak di Turkiye," imbuhnya.



Baca juga:

Selanjutnya untuk tahap kedua, Abdul menjelaskan, Pemerintah Indonesia juga bersiap untuk mengirimkan tim Emergency Medical Technician (EMT) beranggotakan setidaknya 90 orang dari Kementerian Kesehatan, TNI, Polri, dan organisasi masyarakat yang juga berkualifikasi dalam medical emergency response.

"Tim Emergency Medical Technician ini juga akan secara optimal, secara lengkap membawa alat perangkat dan obat-obatan, beserta satu paket unit Rumah Sakit lapangan yang difasilitasi lengkap dengan fasilitas dan kemampuan serta kapabilitas untuk melakukan operasi pertolongan korban, operasi medis secara darurat di lapangan," kata Abdul.

Selain pengiriman personel SAR dan Kesehatan, Abdul menyebut, pemerintah Indonesia juga sedang mengumpulkan dan menyiapkan logistik makanan dan logistik peralatan yang akan dikirimkan sesegera mungkin beserta dana tunai yang estimasi awal nilainya berjumlah 1 juta US Dollar untuk Turkiye dan 1 juta US Dollar untuk Suriah.

"Logistik permakanan dan peralatan akan dikirimkan secara langsung dari Indonesia menggunakan dua unit pesawat ke masing-masing, jadi totalnya ada 4 unit pesawat dengan total dukungan logistik sebesar 70 ton untuk masing-masing negara Turkiye dan Suriah," pungkasnya.

Editor: Rony Sitanggang

  • korban gempa
  • bantuan korban gempa Turkiye
  • gempa
  • gempa Turkiye
  • WNI

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!