NASIONAL

Waspada Lonjakan Demam Berdarah saat Mudik Lebaran

"Kasus demam berdarah (DBD) di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir."

Waspada Lonjakan Demam Berdarah saat Mudik Lebaran
Petugas melakukan pengasapan fogging untuk mencegah demam berdarah di Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (29/2/2024). (Foto: ANTARA/ Prasetia Fauzani)

KBR, Jakarta - Kasus demam berdarah di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Peningkatan kasus demam berdarah ini menjadi perhatian serius, terutama memasuki masa mudik Lebaran.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan pada minggu ke-12 2024, jumlah kasus demam berdarah mencapai lebih dari 38 ribu kasus, dengan angka kematian mencapai 316 kasus.

Angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan data pada minggu ke-8, di mana terdapat hampir 16 ribu kasus dengan 124 kematian.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat yang akan melakukan mudik untuk menjaga kesehatan.

"Bagi yang mau mudik harus tetap fit. Kedua, sampai di tempat mudik kita lihat apakah ada tempat-tempat di daerah sekitar tersebut sarang nyamuk, lakukan PSN, nah itu yang paling baik untuk menjaga memastikan selama di situ tidak tertular demam berdarah," kata Nadia Tarmizi di dialog Ruang Publik KBR, Senin (1/4/2024).

Baca juga:


Kementerian Kesehatan telah mengingatkan pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan dalam membasmi sarang nyamuk.

Meskipun vaksin demam berdarah belum menjadi imunisasi rutin, langkah-langkah pencegahan yang telah disarankan tetap harus diterapkan secara konsisten.

"Selain itu, penggunaan masker dan kebiasaan mencuci tangan tetap dianjurkan untuk melindungi diri dari penyakit. Terutama saat mudik Lebaran. Himbauan ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk tetap sehat dan aman selama masa perayaan Lebaran," ujarnya.

Sementara itu, Epidemiolog, Masdalina Pane mengatakan peningkatan suhu udara juga bisa mempercepat proses reproduksi nyamuk, yang merupakan vektor penular utama demam berdarah.

Ia mengatakan pencegahan terhadap KLB demam berdarah tidak hanya harus ditujukan kepada manusia, tetapi juga perlu dilakukan pengendalian terhadap populasi nyamuk.

Editor: Agus Luqman

  • DBD
  • demam berdarah
  • mudik 2024
  • mudik lebaran
  • Lebaran 2024
  • Idulfitri 2024

Komentar (0)

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!