BERITA

Wimar Witoelar, Jubir Presiden Gus Dur Meninggal

""Hingga saat ini Program Perspektif Baru mendapat sambutan baik dari radio-radio jaringan KBR""

AUTHOR / Rony Sitanggang

Wimar Witoelar,  Jubir Presiden Gus Dur Meninggal
Wimar Witoelar saat membawakan program

KBR, Jakarta- Bekas juru bicara Presiden RI ke-4 Aburrahman Wahid atau Gus Dur, Wimar Witoelar, berpulang sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi. Sebelumnya Wimar sakit dan dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.

Informasi yang diterima redaksi, jenazah akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada sore ini.

Wimar Witoelar, lahir di Padalarang, Jawa Barat pada 14 Juli 1945. Dia dikenal sebagai aktivis 66 yang juga merupakan salah satu tokoh saat reformasi pada 1998.

Pascareformasi, Wimar menjabat sebagai juru bicara kepresidenan era Presiden Abdurrahman Wahid pada 1999-2001.

Salah satu program yang dipandu Wimar Witoelar yakni Perspektif di televisi swasta SCTV, pernah jadi korban di era Presiden Soeharto. Program perbincangan yang diampu Wimar dengan pembawaan yang lugas, pandangan jernih, dan humor yang halus itu dibredel pada 1995. Alasannya, dianggap mendiskreditkan pemerintah Orde Baru.

Bredel tak membuat Wimar  menyerah. Perspektif lantas menjadi program talk show panggung live, yang bergerak dari satu kota ke kota lain.

Program yang kemudian diberi nama "Perspektif Baru" ini lantas merambah juga  menjadi program untuk radio. Kantor Berita Radio (KBR) menjadi kanal yang meneruskan program tersebut ke jaringannya di seluruh nusantara.

Wikan Wiratsongko Manajer Jaringan KBR mengatakan, Perspektif Baru mendapat sambutan yang baik di daerah.

"Hingga saat ini  Program Perspektif Baru mendapat sambutan baik  dari  radio-radio jaringan KBR dan nonjaringan KBR, karena sesuai dengan judul programnya Perspektif Baru yaitu memberi konten sudut pandang berbagai isu dari narasumber yang kompeten." ujar Wikan, Rabu (19/05).

Wikan melanjutkan, program perbincangan tersebut menarik buat radio, karena fleksibel dalam waktu penyiarannya. Bisa live melalui program KBR Perspektif Baru, juga bisa melalui streaming. Bahkan kata dia, sebelum jaringan internet meluas, KBR dan Yayasan Perspektif Baru mengirimkan materinya melalui CD.

Kata Wikan, Yuhu (salah satu program KBR) juga sempat kerjasama dalam program "Weker Wimar". Program ini disiarkan langsung dari ruang kerja Wimar di rumahnya di kawasan Jakarta Selatan, setiap Senin-Jumat, pukul 06.30-07.00 WIB.

Wikan mewakili KBR dan 350 radio jaringannya di nusantara menyampakan rasa berduka atas berpulangnya Wimar Witoelar.

Editor: Citra DP

  • wimar witoelar
  • perspektif baru
  • weker wimar

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!