NASIONAL

Tantangan Beli Rumah buat Generasi Sekarang

"Tips membeli hunian bagi generasi milenial dibahas dalam podcast What's Trending."

AUTHOR / Lea Citra

Podcast What's Trending
Podcast What's Trending

KBR, Jakarta- Masuki 2023, sudah kepikiran untuk membeli rumah? Atau sudah bekerja bertahun-tahun, tapi DP rumah saja belum terlihat hilalnya?

Nah, rumah adalah salah satu kebutuhan dasar bagi manusia. Tak sekedar tempat tinggal, rumah juga menjadi aset investasi. Melansir laman Sikapi Uangmu dari Otoritas Jasa Keuangan, harga rumah semakin mahal dan banyak milenial yang kesulitan membeli hunian. Ini bisa disebabkan biaya hidup yang besar dan tidak seimbang dengan penghasilan yang didapatkan.

Tapi memiliki properti dianggap bukan kebutuhan utama dari sebagian milenial, karena lebih mementingkan pemenuhan gaya hidup seperti pakaian, makanan, minuman, traveling, dan hobi. Perilaku ini didorong dengan pemikiran yang pesimis mampu memiliki rumah sendiri lantaran tingginya harga rumah, mahalnya bunga KPR, dan sulitnya mencari pekerjaan dengan penghasilan yang layak.

Baca juga:

Agar Resolusi Nggak Sekedar Lewat di Tahun Baru

Terlalu Lelah Tuk Ambil Keputusan

Cek Fakta: Video dan Narasi soal Gibran Terancam Dimiskinkan dan KPK Sita Asetnya?

Terkait sulitnya milenial memiliki hunian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (Menteri BUMN) Erick Thohir mengklaim pihaknya terus mendorong, membantu dan mempermudah generasi muda memiliki hunian pribadi. Erick mengaku telah membuat terobosan dengan memanfaatkan lahan milik PT Kereta Api Indonesia yang menganggur untuk dibangun apartemen

" Tanahnya PT Kereta Api yang nganggur-nganggur, kita petakan, kita bangun apartemen, kita bangun apartemen. Ada yang harganya subsidi, ada yang nonsubsidi. Tapi fasilitasnya apa? fitness center-nya, tempat rekreasi nya sharing. Yang nonsubsidi apa? Ada langit-langit. Nah toiletnya mereknya toto. Nah kalau yang ada subsidi pakai industrial look gitu ceritanya. Tanpa langit-langit, tapi keren Iindustrial, kan pilihan," kata Erick pada pada konferensi pers, 2 Januari 2023.

Apa kendala milenial miliki rumah?

Ekonom dan Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengungkapkan, inflasi menjadi salah satu penyebab harga rumah makin tidak terjangkau oleh masyarakat, khususnya generasi milenial. Persoalan mahalnya harga tanah dan bahan bangunan untuk membuat rumah pun tidak dibarengi dengan kelayakan upah pekerja.

"Jadi milenial ini adalah generasi yang menghadapi tantangan kompleks. Mulai dari era naiknya suku bunga, apalagi kan 75 persen lebih pembelian rumah itu menggunakan fasilitas KPR. Jadi begitu ada kenaikan suku bunga sensitif sekali. Dari segi pendapatan meilenial ini coba kita lihat misalnya, di 2022 misalnya terjadi kenaikan upah minimum itu hanya 1 persen. Sementara dari sisi kenaikan harga tanah, bisa 20- 30 persen. Beli tanahnya aja susah. Jadi antara pendapatan dengan harga rumah itu makin tidak terkejar," pungkas Bhima.

Ekonom dan Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira mendorong, baik pemerintah pusat dan daerah untuk mengendalikan harga tanah. Menurutnya, persoalan sulitnya milenial memiliki rumah tidak akan selesai, jika harga tanah tidak dikendalikan.

"Nah land bank atau bank tanah ini fungsinya untuk menyediakan lahan murah bagi hunian-hunian masyarakat yang ga mampu beli rumah dengan harga pasar. Di Taiwan bisa berhasil, kemudian di banyak negara lainnya bank tanah cukup sukses menyediakan perumahan terjangkau. Bahkan di Singapura pun juga sama," ujarnya.

Lantas apa solusinya?

Certified Financial Planner, Dina Rahmi mengungkapkan, masyarakat dengan gaji di kisaran UMR sebenarnya mungkin memiliki rumah. Meski harga rumah semakin hari, semakin mahal, Dina mengungkapkan perencanaan keuangan yang tepat mampu mendorong seseorang memiliki rumah.

"Walaupun misalnya penghasilan UMR, sebenarnya lebih cerdas kalau nyari peluang untuk nambah penghasilan, ya kan. Paling oke lagi sebenarnya, kalau generasi muda ini nambah juga ilmunya, cerdas juga mengelola keuangan atau mengelola penghasilan merekalah yang ada. Kalau kita bisa atur pola belanjanya, juga mulai bikin yang namanya planning. Salah satunya dengan bikin tujuan keuangan. Tujuan keuangannya tuh spesifik nih, misalnya pengen beli rumah. Nanti otomatis kok, semua jadi jalan gitu loh, ada jalannya," tutur Dina.

Berikut tips membeli rumah dari Certified Financial Planner, Dina Rahmi:

1. Belajar

Milenial diminta tidak malas belajar. Belajar soal apa? Yap belajar soal tipe hunian apa yang akan kalian beli. Begitu juga dengan tipe pembayaran apa yang akan kalian gunakan.

2. Putuskan Impianmu

Setelah belajar kita harus memutuskan tujuan kita. Mau beli hunian seperti apa?

3. Cek Kondisi Keuanganmu

Setelah kamu memiliki impian soal hunianmu. Kamu harus mengecek seberapa besar pendapatanmu tiap bulannya. Seperti apa pola pengaturan keuangan dan pengeluaranmu. Ingat ya! Tipe hunian dan lokasi hunian harus disesuaikan dengan keuanganmu.

Mau tau tips lainnya soal pembelian rumah? Yuk dengarkan podcast What's Trending di link


Editor: Wydia Angga

  • beli rumah
  • rumah makin mahal
  • kiat beli rumah
  • pengaturan keuangan
  • keuangan
  • milenial

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!