NASIONAL

Perry Warjiyo Kembali Pimpin BI hingga 2028

"Sebelum memimpin BI selama lima tahun belakangan, Perry menjabat sebagai Deputi Gubernur BI periode 2013-2018."

AUTHOR / Astri Septiani

Perry Warjiyo Kembali Pimpin BI hingga 2028
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

KBR, Jakarta- Perry Warjiyo didapuk sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) hingga 2028. Kepastian Perry kembali menakhodai BI dibacakan Wakil Ketua Komisi Keuangan (XI) DPR, M. Amir Uskara dalam Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2022-2023, Selasa, (21/3/2023).

Persetujuan diberikan setelah Rapat Paripurna DPR menerima laporan Komisi Keuangan atas hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Gubernur BI.

"Setelah mendengarkan masukan, saran dan pendapat seluruh fraksi rapat internal, Komisi 11 DPR memutuskan secara musyawarah, mufakat, aklamasi, menyetujui saudara Perry Warjiyo menjadi Gubernur BI periode 2023-2028," kata Amir.

Sekilas tentang Perry

Sebelumnya, Senin (20/3), Komisi Keuangan DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon tunggal Gubernur BI yang diusulkan Presiden Jokowi, yakni Perry Warjiyo. Rapat internal tingkat komisi memutuskan menyetujui Perry Warjiyo sebagai calon tunggal gubernur BI.

Baca juga:

Perry saat ini masih menjabat gubernur BI. Sebelum memimpin BI selama lima tahun belakangan, Perry menjabat sebagai Deputi Gubernur BI periode 2013-2018.

Perry lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah pada 1959. Setelah menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pada 1982, Perry melanjutkan pendidikan di Iowa State University hingga meraih gelar Master pada 1989 dan meraih gelar PhD di 1991.

Editor: Resky Novianto

  • Bank Indonesia
  • BI
  • Perry warjiyo

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!