Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menjanjikan salah satu dari dua proyek transportasi massal Jakarta akan mulai dibangun bulan ini. Kedua proyek itu adalah pembangunan angkutan massal berbasis rel, MRT dan monorail. Jokowi memperkirakan, proses birokrasi
Penulis: Guruh Dwi Riyanto
Editor:

KBR68H, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menjanjikan salah satu dari dua proyek transportasi massal Jakarta akan mulai dibangun bulan ini. Kedua proyek itu adalah pembangunan angkutan massal berbasis rel, MRT dan monorail. Jokowi memperkirakan, proses birokrasi terhadap proyek belasan triliun itu selesai akhir bulan ini.
"Seperti itu, kepresnya seperti itu, PPnya seperti itu, permennya seperti itu, perdanya seperti itu, harus dilalui, nanti kalau tidak ada yang nembak, melanggar aturan. Repot, tapi aturannya terlalu banyak. Pusing mengikuti aturan. Tapi rampung, dalam bulan ini, salah satu, bisa kita declare, entarh monorailnya atau MRT-nya. Ini keduanya sedang kebut-kebutan," kata Jokowi di kantornya, Jakarta.
Sebelumnya, rencana pembangunan MRT kembali terhambat dengan munculnya Peraturan Pemerintah tentang Pinjaman Daerah. PP itu menambahkan sejumlah syarat pencairan pinjaman. Di antaranya adalah pembuatan persetujuan pinjaman oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Namun, persetujuan itu mesti disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Kementerian Dalam Negeri. Proyek MRT senilai 15 triliun rupiah ini rencananya akan dibangun menggunakan pinjaman dari Jepang.