NASIONAL

BMKG: El Nino Percepat Kepunahan Salju Abadi di Puncak Jaya Papua

"Sejak 2016-2022, penipisan es sekitar 2,5 meter per tahun"

AUTHOR / Astri Yuanasari

BMKG: El Nino Percepat Kepunahan Salju Abadi di Puncak Jaya Papua
Puncak Jaya di Papua. (Foto: Istimewa)

KBR, Jakarta - Fenomena perubahan cuaca ekstrem El Nino berpotensi mempercepat pencairan dan kepunahan salju abadi di Puncak Jaya, Papua. Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, penipisan lapisan es sebesar 1 meter telah terjadi sejak 2010.

Sejak 2010, Puslitbang BMKG bekerja sama dengan Ohio State University di Amerika menganalisis paleoclimate berdasarkan inti es pada gletser di Puncak Jaya, Papua.

"Pada tahun 2010 tebal es diperkirakan 32 meter. Penipisan es sebesar 1 meter per tahun terjadi pada tahun 2010 hingga 2015. Saat El Nino kuat terjadi di tahun 2015-2016, penipisan es mencapai 5 meter per tahun. Sedangkan sejak 2016-2022, penipisan es sekitar 2,5 meter per tahun," kata Dwikorita dalam Seminar Daring BMKG, Selasa (22/8/2023).

Baca juga:

Dwikorita mengatakan, salju abadi yang ada di Indonesia merupakan keajaiban alam. Sebab Indonesia berada di wilayah tropis yang tidak memungkinkan turun salju.

Namun kata dia, terjadi penurunan drastis luas area salju abadi di Puncak Jaya Papua. Kondisi itu diduga kuat berkaitan dengan pemanasan global.

Pada 2022 lalu, luas tutupan es di Puncak Jaya sekitar 0,23 kilometer persegi.

Editor: Wahyu S.

  • puncak jaya papua
  • salju abadi
  • bmkg
  • el nino

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!