Sekitar seribu warga mengungsi karena adanya semburan gas beserta lumpur dan bebatuan dari sumur bor milik PT Pertamina di Talang Jimar, Prabumulih, Sumatra Selatan.
Penulis: Eli Kamilah
Editor:
KBR68H, Jakarta - Sekitar seribu warga mengungsi karena adanya semburan gas beserta lumpur dan bebatuan dari sumur bor milik PT Pertamina di Talang Jimar, Prabumulih, Sumatra Selatan. Juru Bicara Pertamina Eksplorasi Produksi Agus Aperianto mengatakan, warga di sekitar lokasi kejadian juga dilarang menyalakan api, termasuk memasak. Warga harus mengenakan masker karena gas masih menyembur di sekitar lokasi ledakan. Warga diimbau tidak mendekati lokasi semburan gas dalam radius 100 meter.
“Satu daerah saru kelurahan di situ, itu yang coba kita evakuasi, kita ungsikan, Jadi yang satu desa, ada disekitar sumur itu. Ya kalau kita kumpulkan sekitar 200-250 KK. Kalau kita hitung saru KK 4 kepala, itu sekitar 1000-1200an,”kata Agus kepada KBR68H.
Semburan gas yang disertai lumpur dan bebatuan di Prabumulih Sumatera Selatan muncul ketika pengeboran gas mencapai kedalaman sekitar 200an meter. Pertamina mengklaim mampu meminimalkan tingkat semburan. Pertamina juga memastikan jumlah titik semburan liar tidak bertambah.