indeks
Sensus Pertanian, BPS Pati Siapkan 1600-an Pencacah

Badan Pusat Statistik (BPS) secara nasional akan melakukan sensus pertanian tahun 2013. Pelaksanaan sensus secara serentak itu, mulai 1 hingga 31 Mei mendatang. Menghadapi pelaksanaan sensus pertanian tahun ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pati,

Penulis: Pas FM Pati

Editor:

Google News
Sensus Pertanian, BPS Pati Siapkan 1600-an Pencacah
Sensus Pertanian, BPS Pati

KBR68H, Pati - Badan Pusat Statistik (BPS) secara nasional akan melakukan sensus pertanian tahun 2013. Pelaksanaan sensus secara serentak itu, mulai 1 hingga 31 Mei mendatang. Menghadapi pelaksanaan sensus pertanian tahun ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pati, menyiapakan 1.628 petugas pencacah lapangan sensus pertanian (ST 2013).

Menurut Kepala BPS Pati, Sri Widayadi, petugas pencacah lapangan (PCL) yang disiapkan itu, akan melakukan pendataan seluruh usaha pertanian di subsektor tanaman pangan, hortikultura (sayuran, buah-buahan, tanaman hias dan tanaman obat), dan perkebunan.

“Tujuan sensus pertanian ini, untuk mengetahui berapa rumah tangga (RT) yang berusaha disektor pertanian, populasi ternak, luas lahan pertanian, populasi tumbuhan produkstif, dan berapa banyak petani gurem khususnya diwilayah Pati,” kata Kepala BPS Pati.

Para petugas pencacah lapangan yang lebih diutamakan dari masyarakat desa yang dekat dengan sasaran sensus, terlebih dulu akan mendapatkan pelatihan selama tiga hari. Ini untuk membekali mereka agar terampil dalam memasukan data ke dalam format yang telah dibuat.

“Keakuratan data sangat berpengaruh bagi kebijakan yang akan dibuat, baik di tingkat pusat maupun di daerah,” kata Sri Widayadi.

Kepala BPS Pati, Sri Wiyadi berharap masyarakat dapat memberikan dukungan selama pelaksanaan sensus pertanian, dengan memberikan informasi apa adanya kepada petugas sesuai dengan kondisi sekarang.

Sumber: Pas FM Pati

Sensus Pertanian
BPS Pati

Berita Terkait


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Loading...