KBR68H,Jakarta - Perusakan kantor Harian Palopo Pos ditengarai karena massa menilai pemberitaan koran itu tidak berimbang.
Penulis: Gungun Gunawan
Editor:

KBR68H,Jakarta - Perusakan kantor Harian Palopo Pos ditengarai karena massa menilai pemberitaan koran itu tidak berimbang. Wartawan salah satu media massa di Palopo Abdul Rahim mengatakan, massa pendukung pasangan calon walikota Haidir Basir-Thamrin Jufri marah karena media massa di sana hanya memuat hasil rekapitulasi suara versi pasangan saingannya yaitu Judas Amir-Ahmad Syarifuddin. Meski kantor dibakar, namun menurut Abdul, tidak ada wartawan Palopo Pos yang terluka karena sudah dievakuasi sebelumnya.
"Dalam hal ini kan ada beberapa awak media ini yang diklaim oleh warga tidak berimbang termasuk Palopo Pos yang memberitakan C1 yang versi pasangan pemenang sementara hasil C1 versi pasangan yang satunya tidak dimuat. Hal ini dinilai sudah menggiring opini publik."
Rahim mengaku jika sebelumnya wartawan sudah menerima pesan teror dari massa pendukung pasangan Haidir Basir-Thamrin Jufri. Pesan itu berisi ancaman akan membakar kantor media di Palopo. Selain membakar kantor media massa, mereka juga membakar kantor walikota, kantor DPD Partai Golkar, serta Dinas Perhubungan setempat.