Pemerintah kabupaten Sampang, Jawa Timur menghentikan bantuan makanan bagi pengungsi Syiah di GOR Sampang, Madura.
Penulis: Dimas Rizky
Editor:

KBR68H, Jakarta - Pemerintah kabupaten Sampang, Jawa Timur menghentikan bantuan makanan bagi pengungsi Syiah di GOR Sampang, Madura.
Anggota Tim kuasa hukum pengungsi Syiah, Hertasning mengatakan, bantuan makanan itu dihentikan sejak dua hari lalu. Dia menduga, penghentian itu dilakukan agar pengungsi mau direlokasi ke tempat yang sudah disiapkan Pemkab.
"Kalau memang makanan dihentikan, para warga dan relawan yang terpisah, biasanya melakukan swadaya untuk menutupi hal tersebut. Dan ini selalu disertai dengan tekanan kepada keinginan dari pemerintah untuk warga pengungsi. Untuk yang ketiga ini jelasnya adalah memang relokasi," ujar Anggota Tim kuasa hukum pengungsi Syiah, Hertasning melalui sambungan telepon.
Anggota Tim kuasa hukum pengungsi Syiah, Hertasning mencatat, penghentian bantuan kepada warga Syiah Sampang ini sudah yang ketiga sejak delapan bulan warga mengungsi. Sejak Agustus tahun lalu, warga Syiah di usir dari Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam. Rumah mereka dibakar oleh massa intoleran. Sejak saat itu, 165 orang warga Syiah tinggal di dalam GOR Sampang, Madura.