Bagikan:

Kapolda Sumbar Teddy Minahasa Ditahan, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengklaim sudah mendapatkan bukti dugaan keterlibatan Teddy menjual barang bukti narkoba di Bukittinggi.

NASIONAL

Jumat, 14 Okt 2022 17:47 WIB

Kapolda Sumbar Teddy Minahasa Ditahan, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

Ilustrasi: Mabes Polri menunjukkan barang bukti narkoba yang diselundupkan dari Belanda ke Indonesia, Selasa, 1/8/2017. Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Kapolda Sumatra Barat Teddy Minahasa ditahan atau menjalani penempatan khusus (patsus) karena diduga terlibat peredaran narkoba.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan dugaan keterlibatan Teddy terendus, usai Polda Metro Jaya mengungkap jaringan gelap narkoba.

Dari tiga orang yang ditangkap, pengembangan mengarah pada keterlibatan tiga polisi berpangkat bripka, kompol, dan AKPB yang merupakan bekas kapolres Bukittinggi.

"Dari situ, kemudian kita melihat ada keterlibatan Irjen TM (Teddy Minahasa, red). Atas dasar hal tersebut, kemarin saya minta Kadiv Propam (Irjen Syahar Diantono, red) untuk menjemput dan melakukan pemeriksaan terhadap Irjen TM. Tadi pagi, telah dilaksanakan gelar untuk menentukan dan saat ini Irjen TM dinyatakan sebagai terduga pelanggar dan sudah dilakukan penempatan khusus," kata Sigit dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat, (14/10/2022).

Baca juga:

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengklaim sudah mendapatkan bukti dugaan keterlibatan Teddy menjual barang bukti narkoba di Bukittinggi.

"Akan menurunkan tim untuk mengecek terkait proses pengungkapan yang ada di Bukittinggi. Ini menjadi bagian dari SOP yang harus kita perbaiki. Saya kira dugaan keterlibatan yang bersangkutan menjual (narkoba, red), kita sudah mendapatkan. Tapi, secara teknis biar Pak Kapolda Metro yang jelaskan," ujarnya.

Kapolri memerintahkan jajarannya memproses Teddy secara etik dan pidana. Untuk sanksi etik, Teddy bisa dipecat secara tidak hormat dari institusi Kepolisian.

Teddy saat ini ditahan di ruangan khusus Divisi Propam. Jika terbukti secara pidana, dia akan dipindahkan di tahanan Polda Metro Jaya.

Dengan adanya kasus ini, kapolri membatalkan mutasi Teddy yang semula akan menjabat sebagai kapolda Jawa Timur menggantikan Nico Afinta yang dicopot setelah terjadi Tragedi Kanjuruhan.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Episode 5: Gen Z: Si Agen Perubahan Penentu Masa Depan

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11