Bagikan:

Lebaran 2022 Harga Daging Naik, Asosiasi Dorong Impor

"Harus suplai ke pasar lebih diperbanyak supaya tidak terjadi kelangkaan atau harganya tidak semakin melambung tinggi,"

NASIONAL

Senin, 02 Mei 2022 18:10 WIB

Lebaran 2022, pedagang daging dadakan di Depok, Jabar, Jumat (29/5/22). (KBR/Ary)

Lebaran 2022, pedagang daging dadakan di Depok, Jabar, Jumat (29/5/22). (KBR/Ary)

KBR, Jakarta-  Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mendorong agar perusahaan BUMN klaster pangan, bisa mengimpor daging dari luar untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri.

Menurut Ketua Bidang Infokom DPP IKAPPI, Muhammad Ainun Najib, lonjakan drastis harga daging sapi sapi saat Ramadan dan Lebaran, harus menjadi perhatian lebih dari pemerintah kedepannya.

Apalagi, kenaikan harga sudah ada yang tembus 170 ribu rupiah per kilogramnya.

"Hal ini tentunya harus diantisipasi oleh pemerintah, khususnya BUMN yang punya izin impor, harus suplai ke pasar lebih diperbanyak supaya tidak terjadi kelangkaan atau harganya tidak semakin melambung tinggi," ujar Ainun melalui pesan suara kepada KBR, Senin (2/5/2022).

Ainun menambahkan, bahwa daging sapi merupakan komoditas pangan yang  mengalami lonjakan kenaikan tertinggi selama  Ramadan. Harga daging, kata dia, mengalami persentase kenaikan terbanyak ketimbang komoditas lain di pasaran.

Berita lainnya:


Sebelumnya, Dua BUMN klaster pangan yakni PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dan PT Berdikari (Persero) mendatangkan daging sapi beku tanpa tulang asal Brasil sebanyak 420 ton secara bertahap.

Tujuannya  menjaga stabilitas harga daging serta memenuhi ketersediaan pasokan menjelang Idulfitri dan setelahnya.

Direktur Utama PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi mengatakan upaya menjaga ketersediaan daging sapi ini sejalan dengan peningkatan ketahanan pangan nasional.

Selain itu, impor daging ini juga membuka kesempatan untuk mengkaji sejauh mana kualitas produk daging sapi asal Brasil.  

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Season 5 - Eps. 8 Chico