LSM pemerhati anggaran Indonesian Budget Center (IBC) menilai pemotongan anggaran di APBN yang dilakukan kementerian dan lembaga negara harus diverifikasi terlebih dahulu. Verifikasi ini untuk menilai pemotongan anggaran sudah tepat atau tidak.
Penulis: eli kamilah
Editor:

KBR68H, Jakarta - LSM pemerhati anggaran Indonesian Budget Center (IBC) menilai pemotongan anggaran di APBN yang dilakukan kementerian dan lembaga negara harus diverifikasi terlebih dahulu. Verifikasi ini untuk menilai pemotongan anggaran sudah tepat atau tidak.
Direktur IBC Arif Nur Alam mengatakan, langkah ini penting untuk mengetahui aset masing-masing kementerian dan lembaga negara serta pos anggaran yang dipotong.
“Pemotongan anggaran ini sangat buruk, karena pemotongan anggaran tidak berbasis pada kinerja KL dan verifikasi aset yang dimiliki KL. Kalau berbasis itu maka kemudian bisa terlihat pemotongan item apa saja yang penting dan kemudian direlokasi ke item mana,” kata Arif dalam perbincangan Sarapan Pagi KBR68H, Jumat (31/5).
Sebelumnya, Pemerintah berencana memotong anggaran kementerian dan lembaga sebesar lebih dari Rp 24 triliun. Ada tujuh kementerian yang pemotongannya lebih dari Rp 1 triliun, diantaranya Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian. Sedangkan institusi lain yang ikut dipotong dengan jumlah lebih kecil, diantaranya Komisi Pemilihan Umum, Kementerian Keuangan dan Kementerian Sosial.
Editor: Antonius Eko