"Dari Bank Jatim Rp 5 juta kami sudah mencicil sejauh yang kami bisa menjangkau"
Penulis: Resky Novianto
Editor:

KBR, Jakarta- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan korban meninggal maupun luka berat akibat kejadian tragis di Stadion Kanjuruhan, mendapat santunan. Kata dia, jumlah santunan yang diberikan sebesar Rp 25 juta rupiah bagi yang meninggal dunia dan Rp 5 juta yang luka berat.
Khofifah mengatakab, santunan sudah mulai disalurkan dan dicicil bertahap.
"Ahli waris korban yang meninggal masing-masing dari Pemprov Rp 10 juta, kalau warga Kota Malang maka dari Pemkot Malang juga Rp 10 juta. Jika warga Pemkab Malang dari Pemkab Malang juga Rp10 juta, dan dari Bank Jatim Rp 5 juta kami sudah mencicil sejauh yang kami bisa menjangkau hari ini dan yang untuk luka berat kami memberikan tambahan untuk keluarga sebesar Rp 5 Juta," ujar Khofifah di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (2/10/2022).
Dia memastikan tugas Pemprov, Pemkab dan Pemkot Malang adalah memberikan layanan kepada korban baik yang meninggal dunia maupun yang membutuhkan perawatan.
Baca juga:
- Minta PSSI Hentikan Sementara Liga 1, Jokowi Berharap Tragedi Kanjuruhan Jadi yang Terakhir
- Korban Tragedi Kanjuruhan Seratusan Orang, YLBHI: Aparat Langgar 5 Aturan
Khofifah menjamin seluruh layanan kesehatan baik di rumah sakit yang ada di Kabupaten Malang, Kota Malang dan RSUD Saiful Anwar milik Pemprov Jawa Timur semuanya ditanggung pemerintah alias gratis.
Editor: Rony Sitanggang