KBR68H, Jakarta - Kepolisian memastikan peluru yang digunakan untuk menembak seorang sipir penjara Wirogunan, Yogyakarta Rabu lalu berukuran 9 mm.
Penulis: Danu Mahardika
Editor:

KBR68H, Jakarta - Kepolisian memastikan peluru yang digunakan untuk menembak seorang sipir penjara Wirogunan, Yogyakarta Rabu lalu berukuran 9 mm. Juru Bicara Kepolisian Indonesia, Ronny F Sompie mengatakan, masih mendalami jenis senjata yang digunakan pelaku. Saat ini, polisi mengerahkan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk membantu Kepolisian Yogyakarta.
"Ya kan itu harus ada senjata pembanding. Kalau untuk mengetahui kaliber senjata itu sudah bisa. Kalibernya kan 9 mm. Jadi senjata yang mempunyai kaliber 9 mm ini, ini nantinya bisa dijadikan dasar untuk kita menemukan siapa yang menggunakan senjata tersebut," jelasnya saat dihubungi KBR68H, Jumat (9/8)
Juru bicara Kepolisian Indonesia, Ronny F Sompie menambahkan, hingga kini ada enam saksi yang diperiksa terkait kasus ini. Sebelumnya Agus Susatyo, sipir penjara Wirogunan, Yogyakarta ditembak orang tak dikenal di kawasan asrama Lapas. Agus mengalami dua luka tembakan di bagian punggung dan perut. Dia kini dirawat di RS Panti Rapih Yogyakarta dalam kondisi kritis.