KBR68H, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengirimkan tim khusus ke lokasi gempa yang mengguncang pesisir selatan Pulau Jawa.
Penulis: Bambang Hari
Editor:

KBR68H, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengirimkan tim khusus ke lokasi gempa yang mengguncang pesisir selatan Pulau Jawa. Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Suarjono menjelaskan, penerjunan tim khusus itu untuk mengetahui secara pasti tingkat kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa yang terjadi kemarin.
"Saat ini kami tengah siap-siap untuk menuju ke lokasi yang terkena dampak paling kuat dari gempa tadi untuk mengetahui seberapa jauh tingkat kerusakan. Itukan berkaitan dengan goncangan. Jadi kami akan meneliti goncangan itu seperti apa. Ini berkaitan dengan pelepasan energi yang dihasilkan dari gempa tersebut," jelas Suarjono saat dihubungi KBR68H.
Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Suarjono menambahkan, kekuatan gempa tercatat sebesar 6,5 skala richter. Gempa yang terdeteksi terjadi pukul 12.14 WIB itu dipicu pusaran aktif dari pergerakan lempengan kecil dan besar yang bertemu melewati Bumi Ayu, Kuningan sampai Cilacap, di Pantai Selatan. Pusat gempa berada di bagian dalam lempeng Eurasia di luar zona subduksi lempeng Hindia Australia-Eurasia. Akibat gempa ini sejumlah rumah di Magelang, Purworejo serta Cilacap rusak dan rubuh.