Share This

Girls in Tech, Dobrak Stigma Dunia Teknologi Dunia Laki-laki

Mungkin Anda pernah mendengar kalau dunia teknologi adalah dunia laki-laki. Ada berbagai macam asumsi yang mendasari stereotip itu, salah satunya karena pekerjaan TI dianggap pekerjaan untuk lelaki.

Senin, 26 Feb 2018 13:26 WIB

Rizal Wijaya
Author

Rizal Wijaya

Mungkin Anda pernah mendengar kalau dunia teknologi adalah dunia laki-laki. Ada berbagai macam asumsi yang mendasari stereotip itu, salah satunya karena pekerjaan TI dianggap mengandalkan logika yang diklaim lebih dimiliki oleh pria. Sedangkan perempuan dianggap lebih menggunakan emosi dalam bekerja. Nah apakah benar sterotip itu?  Akan dibahas dalam Ruang Publik KBR bersama dengan Stefani, yang merupakan Volunteer Head Coordinator dan Finia selaku Digital Media Head Coordinator, pada Selasa, 27 Februari 2018 Pukul 09.00 WIB.

Simak di 100 radio jaringan KBR, bagi yang di Jakarta bisa mendengarkan di  Power Radio 89,2 FM,  via Fan page Facebook  Kantor Berita Radio KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr. Jangan lupa sertakan TAGAR RUANG PUBLIK

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.