Kerjasama KBR dengan KEMENTERIAN DALAM NEGERI

Provinsi Bali Mendapat Apresiasi Atas Berbagai Inovasi Yang Dicapai

Inovasi merupakan faktor penting yang dapat mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik.

RAGAM

Selasa, 29 Jun 2021 16:00 WIB

Author

Bimo Bramantyo Murti

Provinsi Bali Mendapat Apresiasi Atas Berbagai Inovasi Yang Dicapai

Pemberian Apresiasi Kepada Provinsi Bali oleh Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni

Agus Fatoni, selaku Kepala Badan Litbang Kemendagri, memberikan apresiasi kepada Provinsi Bali atas berbagai inovasi dan prestasi yang diukir selama ini.

Sejauh ini, Provinsi Bali pernah mengukir prestasi dengan menempati urutan ke-5 dengan kategori daerah terinovatif pada acara pemberian penghargaan Inovative Goverment Award (IGA). Selain itu, Provinsi Bali juga pernah mendapatkan penghargaan pemenang 1 dalam kategori pasar tradisional dalam lomba inovasi new normal, dan pemenang 2 sektor transportasi umum untuk klaster provinsi pada tahun 2020.

“Semua capaian itu, tentunya tidak terlepas dari komitmen Pak Gubernur dan segenap jajarannya untuk menumbuhkan budaya inovasi dalam bekerja,” tutur Fatoni saat menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah dan Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah yang berlangsung di Wisma Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat, 25 Juni 2021.

Fatoni menambahkan, inovasi merupakan faktor penting yang dapat mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik. Dengan berinovasi, layanan publik dapat diberikan kepada masyarakat secara cepat, mudah, dan murah. Sehingga melalui upaya itu, kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

Untuk dapat lebih memacu daya saing dari pemerintah daerah, Badan Litbang Kemendagri telah melahirkan sejumlah terobosan, antara lain dengan menciptakan Indeks Inovasi Daerah, Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD), dan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD).

Indeks Inovasi Daerah dibentuk sebagai sistem pengukuran dan penilaian terhadap penerapan inovasi di daerah. Sementara itu, IKKD ditujukan guna mengukur dan menilai kepemimpinan kepala daerah. Di sisi keuangan, IPKD diperkenalkan guna dapat mengukur tata kelola, efektivitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Nantinya dari ketiga indeks tersebut, akan diberi penilaian dan diukur secara rutin, untuk kemudian diberi penghargaan baik kepada pemerintah daerah, maupun kepala daerah mulai dari gubernur, bupati hingga wali kota.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10