Bagikan:

FOMO Sapiens : Menyoal Patriarki dan Disahkannya UU TPKS

Menyoal Patriarki dan Disahkannya UU TPKS

NASIONAL | RAGAM

Senin, 18 Apr 2022 11:51 WIB

FOMO Sapiens : Menyoal Patriarki dan Disahkannya UU TPKS

Ilustrasi highlight berita sepekan. (FOTO : KBR)

KBR, Jakarta – Kesetaraan gender bukan perkara mengubah kodrat perempuan tapi mengupayakan agar perempuan memiliki akses yang sama dengan laki-laki di mata publik, karena perempuan juga berhak memiliki kesempatan yang sama dan perlakuan yang adil.

Awal pekan lalu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mengesahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual menjadi undang-undang. Ada beberapa poin penting yang perlu dicermati dan diketahui. Apa saja? Obrolannya bareng musisi, Yacko.

Kabar-kabar di atas menjadi bahasan di FOMO Sapiens minggu ini.

1. Menyoal Patriarki

Nicholas Sean Purnama sedang menjadi perbincangan warganet pekan ini. Anak pertama Basuki Tjahaja Purnama itu melontarkan sejumlah komentar seksisnya dalam talkshow di sebuah channel YouTube pada awal pekan lalu. Hal ini menimbulkan pro kontra dan perbincangan menyoal partriarki ditengah gencarnya isu kesetaraan gender terus digadangkan. Bagaimana selengkapnya?

Baca juga : Pengesahan RUU TPKS, Menteri PPPA: Wujud Kehadiran Negara

2. Disahkannya UU TPKS

Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) akhirnya resmi disahkan menjadi Undang-undang (UU) oleh DPR RI pada Selasa, 12 April 2022 lalu. UU yang telah diperjuangkan selama 10 tahun ini menjadi angin segar bagi penanganan kasus kekerasan seksual. Apa saja hal yang perlu jadi catatan penting? Bagaimana dengan aborsi dan pemerkosaan yang dihapuskan dari draf RUU TPKS?

Baca juga : Paripurna DPR Sahkan RUU TPKS, LBH APIK: Menyisakan Beberapa Hal

Dengarkan bahasan selengkapnya di FOMO Sapiens pekan ini bersama Ian Hugen dan Aika Renata. Ada juga obrolan seputar demonstrasi Mahasiswa, 11 April 2022 yang digelar guna menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Tapi tuntutannya malah tenggelam gara-gara kasus penganiayaan yang terjadi saat demonstrasi.

*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih