Kerjasama KBR dengan SATGAS COVID-19

Capai Catatan Harian Tertinggi, Pasien Sembuh Bertambah Menjadi 718.696 Orang

Urutan kesembuhan per 15 Januari 2021 tertinggi masih DKI Jakarta dengan menambahkan pasien sembuh sebanyak 2.051 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 195.683 kasus.

RAGAM

Sabtu, 16 Jan 2021 19:29 WIB

Author

Paul M Nuh

Capai Catatan Harian Tertinggi, Pasien Sembuh Bertambah Menjadi 718.696 Orang


JAKARTA - Per 15 Januari 2021 Satgas Covid-19 mencatat kesembuhan harian tertinggi sebesar 7.491 orang, sehingga kumulatifnya menjadi 718.696 orang atau 81,4%.

Pasien terkonfirmasi positif bertambah sebanyak 12.818 kasus dan kumulatifnya mencapai 882.418 kasus, dan jumlah negatif COVID-19 dari hasil periksa laboratorium sebanyak 36.648 orang dan kumulatifnya 4.593.282 orang.

Sementara jumlah kasus aktif berjumlah 138.238 kasus dan persentasenya menjadi 15,7%. Pada pasien meninggal hari ini bertambah sebanyak 238 kasus dan kumulatifnya mencapai 25.484 kasus atau persentasenya di angka 2,9% dari pasien terkonfirmasi.

Selain itu, dari data harian hasil uji pada 566 laboratorium jejaring COVID-19 di Indonesia hari ini, jumlah spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 72.957 spesimen dan kumulatifnya 8.206.401 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 49.466 orang dan kumulatifnya 5.475.700 orang. Untuk jumlah suspek tercatat ada 66.573 kasus. Positivity rate berada di angka 16,1%. Dan pada sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

Hasil uji lab per 15 Januari 2021 pada 566 jejaring laboratorium Covid-19 tercatat sebanyak 72.957 spesimen dengan kumulatif 8.206.401 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa 49.466 orang dan kumulatifnya 5.475.700 orang. Sementara itu jumlah suspek tercatat ada 66.573 kasus, positivity rate berada di angka 16,1%, dan pada sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

Urutan kesembuhan per 15 Januari 2021 tertinggi masih DKI Jakarta dengan menambahkan pasien sembuh sebanyak 2.051 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 195.683 kasus. Kedua Jawa Barat sebanyak 1.074 kasus dan kumulatifnya menempati urutan kedua mencapai 87.316 kasus.

Selanjutnya Jawa Timur dengan menambahkan 868 kasus dan kumulatifnya di urutan ketiga mencapai 83.199 kasus. Jawa Tengah urutan berikutnya dengan tambahan sebanyak 766 kasus dan jumlah kumulatif urutan keempat sebanyak 66.844 kasus. Sulawesi Selatan menjadi kelima harian menambahkan pasien sembuh sebanyak 571 kasus dan kumulatifnya mencapai 34.407 kasus.

Sementara itu untuk kasus terkonfirmasi positif harian, Jawa Barat menjadi yang tertinggi dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 3.095 kasus dan kumulatifnya urutan kedua mencapai 107.636 kasus. Kedua harian berada di DKI Jakarta dengan tambahan 2.541 kasus dan kumulatifnya urutan pertama mencapai 220.434 orang.

Ketiga harian ada di Jawa Tengah sebanyak 1.993 kasus dan kumulatifnya urutan ketiga mencapai 99.052 kasus. Disusul Jawa Timur keempat harian dengan menambahkan 1.198 kasus dan kumulatifnya masih pada urutan keempat mencapai 97.243 kasus. Dan kelima harian di Sulawesi Selatan menambahkan 649 kasus dan kumulatifnya mencapai 39.703 kasus.

Untuk penambahan pasien meninggal harian, secara urutan tertinggi berada di Jawa Timur sebanyak 63 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi bertambah menjadi 6.779 kasus. Urutan kedua DKI Jakarta menambahkan 35 kasus dan kumulatifnya urutan ketiga mencapai 3.673 kasus. Ketiga harian di Jawa Tengah menambahkan 32 pasien meninggal dan kumulatifnya urutan kedua mencapai 4.375 kasus.

Jawa Barat urutan keempat harian menambahkan 27 kasus dan kumulatifnya masih pada urutan keempat sebanyak 1.294 kasus. Dan DI Yogyakarta berada di urutan kelima harian menambahkan 18 kasus dan kumulatifnya menjadi 367 kasus.

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun).

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Inisiatif Daur Pangan di Masa Pandemi

Mama 'AW': Menerobos Semak Berduri

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI