Share This

AGRA: Satu Desa Menolak Pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat

Sekretaris Jendral AGRA Mohamad Ali khawatirkan kekerasan akan terjadi lagi jika aparat tidak mundur dari lokasi Desa Sukamulya, Majalengka, dan negosiasi tidak dilakukan.

QUOTE OF THE DAY

Kamis, 17 Nov 2016 18:00 WIB

Foto: LBH Bandung

Foto: LBH Bandung

Rencana pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang sedang dibangun di Kertajati Majalengka, menimbulkan kericuhan. Petani yang lahannya akan dibebaskan menolak pembangunan tersebut, karena mengaku belum ada perundingan sebelumnya.

Siang tadi, (Kamis, (16/17/2016) Polisi tembakkan gas air mata ke arah petani Sukamulya yang menolak pembangunan Bandara Kertajati. Sekretaris Jendral AGRA Mohamad Ali khawatirkan kekerasan akan terjadi lagi jika aparat tidak mundur dari lokasi Desa Sukamulya, Majalengka, dan negosiasi tidak dilakukan.

“Petani yang menghadang satu desa, jumlahnya ribuan, karena warga menolak. Posisinya warga ingin berunding, karena belum pernah ada perundingan. Jadi masyarakat merasa apa yang dilakukan pemerintah belum ada mufakat, ” ujar Mohamad Ali. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.