covid-19

Peparnas 2021, Belum Ada Kontingen Terpapar Covid-19

"Tidak ditemukannya kasus baru selama pelaksanaan Peparnas, karena sejak awal panitia memperketat screening,"

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 11 Nov 2021 19:39 WIB

Peparnas 2021, Belum Ada Kontingen Terpapar Covid-19

Atlet panahan yang tengah berlaga di Peparnas ke-16 di Papua, Kamis (11/11/21). (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

KBR, Jayapura - Panitia Besar Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua, menyatakan hingga kini belum ditemukan adanya kontingen yang terpapar covid-19 sejak perhelatan olahraga bagi mereka yang berkebutuhan khusus itu digelar, 5 November 2021 lalu.

"Tidak ditemukannya kasus baru selama pelaksanaan Peparnas, karena sejak awal panitia memperketat screening," kata Ketua Harian PB Peparnas XVI Papua, Doren Wakerkwa di Jayapura, Kamis (11/11/2021).

Menurutnya, sejak menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, awal hingga pertengahan Oktober 2021, Pemprov Papua berupaya menekan laju penyebaran virus korona di wilayahnya.

Kata Doren, upaya itu berhasil, sebab sebelum pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI, grafik penyebaran Covid-19 di sana menurun hingga 80 persen.

Baca: Buka Peparnas 2021, Wapres: Tumbuhkan Semangat Kesetaraan dan Persamaan

"Dalam pelaksanaan kegiatan Peparnas ini belum ada temuan terkait dengan siapa yang terpapar Covid, belum sampai hari ini. Rencana kita laksanakan kegiatan PON di Papua itu, sudah turun. Grafiknya sudah mulai turun. Pemerintah Provinsi Papua berupaya untuk melaksanakan kegiatan PON dan Peparnas itu, sudah mencapai 80 persen grafiknya itu sudah turun," katanya.

Selain itu, belum ditemukannya infeksi virus korona, karena selama pelaksanaan Peparnas XVI Papua, semua atlet, official tim, relawan dan panitia juga telah telah divaksinasi Covid-19.

"Vaksinasi terhadap semua yang terlibat dalam pelaksanaan Peparnas, dapat mencegahnya munculnya kasus baru," jelas Doren.

Di samping itu, PB Peparnas XVI Papua selalu memperhatikan kondisi kebugaran atlet, oficial tim, panitia dan relawan.

"Tidak hanya dengen pemberian makanan atau asupan gizi yang memadai, juga pengecakan kesehatan secara rutin," pungkas Doren Wakerkwa.

Berita lainnya:


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Popsiklus, Pemain Lama Bisnis Daur Ulang yang Makin Relevan