Kota Mataram Kehabisan Stok Blangko KTP Elektronik

Sejak Juli lalu Dinas Kependudukan hanya bisa mengeluarkan surat keterangan pengganti KTP untuk warga.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 05 Agus 2016 11:52 WIB

Author

Zaenudin Syafari

Kota Mataram Kehabisan Stok Blangko KTP Elektronik

Ilustrasi KTP Elektronik. (Foto: kemendagri.go.id)



KBR, Mataram - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Mataram Nusa Tenggara Barat kehabisan blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

Persediaan blangko KTP elektronik di Mataram sudah kosong sejak pertengahan Juli lalu.

Guna memenuhi data kependudukan warga Kota Mataram, sejak Juli lalu Dinas Kependudukan hanya bisa mengeluarkan surat keterangan pengganti KTP untuk warga.

Kepala Dinas Kependudukan Kota Mataram Ridwan mengatakan pada Juli lalu Dinas Dukcapil memiliki 1.500 keping blangko KTP elektronik. Namun, ribuan keping blangko tersebut hanya cukup untuk seminggu, karena dalam sehari warga yang mencetak KTP elektronik mencapai 200–400 orang.

Sebelumnya, pemerintah Kota Mataram sudah mengajukan 7.000 keping blangko, namun blangko yang diberikan hanya 900 keping. Hal ini terjadi karena, persediaan blangko di pemerintah pusat sangat terbatas.

"Blangko KTP terbatas dari pusat. Jadi semua persediaan di Dukcapil Kota Mataram kosong, sudah habis. Yang 1.500 keping blangko itu palingan seminggu. Sekarang saya memberikan surat keterangan pengganti KTP elektronik, bagi warga kota yang sudah merekam, jadi sudah masuk data base. Jadi tinggal menunggu blangko baru, kita akan cetakan KTP fisiknya. Sementara ini kita cetakkan surat keterangan pengganti KTP Elektronik dulu," katanya di Mataram, Jumat (5/8/2016).

Dinas Dukcapil Kota Mataram memprioritaskan warga yang sudah merekam KTP Elektronik untuk penerbitan surat keterangan pengganti KTP Elektronik tersebut. Surat keterangan yang sudah diterbitkan hingga saat ini mencapai ratusan lembar.

Dinas Dukcapil Kota Mataram kini akan kembali mengajukan surat permohonan permintaan blangko KTP elektronik tambahan.

Editor: Agus Luqman
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10