Melaluin Online, Gubernur Ganjar Harap Pelaku UMKM Bersaing di Dunia Internasional

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo harap para pelaku UMKM dapat manfaatkan momentum melemahnya nilai tukar rupiah dengan pasarkan produk secara online.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 28 Agus 2015 20:53 WIB

Author

Nurul Iman

Ganjar Pranowo. Foto: Antara

Ganjar Pranowo. Foto: Antara

KBR, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengharapkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat memanfaatkan momentum melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dengan memasarkan produk mereka secara online. Sedangkan pemasaran dengan cara manual sangat terbatas menjangkau pasar.

"Di tengah kondisi perekonomian yang sedang terpuruk ini. Dengan melambungnya nilai dolar, maka harga produk-produk luar negeri semakin tidak terbeli masyarakat dan ini saatnya 'menggelindingkan' UMKM," katanya di Semarang, Jumat (28/08/15).

Ganjar menjelaskan terkait dengan upaya pemberdayaan tersebut, para pelaku UMKM di Jateng didorong untuk memanfaatkan ruang digital atau secara "online" dalam memasarkan berbagai produknya.

"Berbeda halnya jika produk dipasarkan secara 'online' yang sekarang marak digunakan masyarakat, apalagi banyak situs yang bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM tanpa dipungut biaya," ujarnya.

Ganjar menerangkan, cara seperti itu, bisa dikembangkan untuk memasarkan produk UMKM di Jateng secara luas dan UMKM Center bisa tetap digunakan sebagai tempat pamer yang bisa dikunjungi langsung oleh masyarakat.

"Produk-produk yang nanti akan ditampilkan bisa difoto satu per satu, 'di-upload' sebanyak-banyaknya, diberi keterangan produknya seperti apa, membelinya ke mana, harganya berapa, dan sebagainya," tutupnya. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menteri Nadiem Makarim Diminta Kaji Ulang Kebijakan Kampus Merdeka