Bagikan:

Indeks Demokrasi NTT Turun, Terendah dalam 6 Tahun

Angka IDI NTT 2014 merupakan yang terendah dalam 6 tahun terakhir. Hal ini berbanding terbalik dengan Indeks Demokrasi Indonesia nasional yang saat ini mencapai posisi terbaik dalam enam tahun.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 18 Agus 2015 16:15 WIB

Author

Silver Sega

Indeks Demokrasi NTT Turun, Terendah dalam 6 Tahun

KBR, Kupang - Badan Pusat Statistik BPS Nusa Tenggara Timur mencatat Indeks Demokrasi Indonesia atau IDI di daerah itu tahun 2014 hanya 68,81 persen. Angka ini turun jika dibanding tahun 2013. Tahun 2013 angka IDI NTT 73,29 persen.

Kepala BPS NTT Anggoro Dwicahyono mengatakan, angka IDI 2014 merupakan yang terendah dalam 6 tahun terakhir. Hal ini berbanding terbalik dengan Indeks Demokrasi Indonesia nasional yang saat ini mencapai posisi terbaik dalam enam tahun.

"Kondisi demokrasi di NTT ini masih pada kondisi sedang. Dari sisi kuantitatif tahun 2014 dibanding tahun 2013 terjadi penurunan 4,38 poin. Tapi tetap dalam kelompok apa demokrasi di NTT itu masih relatif masih dalam kelompok sedang," kata Anggoro Dwicahyono di Kupang Selasa (18/08).

Kepala BPS NTT Anggoro DwiCahyono menambahkan turunnya angka Indeks Demokrasi Indonesia di NTT dipengaruhi dua aspek demokrasi yang juga turun angkanya yakni Kebebasan Sipil turun 9,67 poin (dari 95,59 menjadi 85,92) dan Lembaga-Lembaga Demokrasi turun 15,11 poin (dari 68,23 menjadi 53,12).

Penyusunan Indeks Demokrasi Indonesia bertujuan guna mengukur secara kuantitatif tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia.

Secara nasional, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) pada 2014 mencapai 73,04 dari 2013 sebesar 63,72 atau mengalami peningkatan sebesar 9,32 poin. Angka indeks ini merupakan yang terbaik selama enam tahun terakhir atau sejak 2009. Sebelumnya, 2010 turun pada angka 63,17, kemudian 2012 kembali turun 62,23.

Angka Indeks Demokrasi Indonesia IDI 2014 juga melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 yang sebesar 73,00.

Perolehan IDI ini didapat dari kerjasama BPS dengan berbagai institusi terkait seperti Kemenko Polhukam, Kemendagri, Bappenas, United Nations Development Programs (UNDP), dan beberapa tim ahli Indonesia.

Dalam penentuan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) dihasilkan dari tiga aspek, 11 variabel, dan 28 indikator. Aspek-aspek terdiri dari Kebebasan Sipil, Hak-hal Politik dan Lembaga Demokrasi.

Editor: Agus Luqman  

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ikhtiar Sorgum untuk Substitusi Gandum

Most Popular / Trending