H+3 Lebaran, 65 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Cipali

Jumlah tersebut meningkat 5 kali lipat dari hari biasa.

BERITA | NUSANTARA

Sabtu, 09 Jul 2016 18:09 WIB

Author

Frans Mokalu

H+3 Lebaran, 65 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Cipali

Petugas memberlakukan contra flow atau lawan arus di Tol Cipali arah Jakarta. Foto: KBR/Frans Mokalu

KBR, Cirebon - Jumlah kendaraan yang melintas di tol Cipali pada H+3 Lebaran atau Sabtu (09/07/2016) tercatat sebanyak 65 ribu kendaraan. Wakil Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Waka Baharkam) Mabes Polri, Irjen Eko Hadi S mengatakan, jumlah tersebut meningkat 5 kali lipat dari hari biasa.

Menurutnya, pagi tadi, polisi sempat memberlakukan lawan arus sebanyak dua kali yakni sekitar pukul 07.30 WIB dan pukul 09.30 WIB untuk mengurai kepadatan.

"Volume kendaraan yang melintas di tol Cipali hari ini sebanyak 65.000 kendaraan per hari, sedangkan pada hari biasa sebanyak 12.00 kendaraan per hari," katanya, saat meninjau GT Palimanan Cirebon, Sabtu 09/07/2016.

Pihaknya memprediksi tol Cipali akan terus dibanjiri kendaraan mulai malam hingga esok (Minggu, 10/07/2016) siang bahkan hingga malam hari.

"Masih akan terjadi ledakan volume kendaraan hingga puncak arus balik kemungkinan bisa sampai besok malam," ujarnya.

Eko menyatakan, jika terjadi kemacetan pada puncak arus balik maka petugas akan memberlakukan pengalihan arus ke jalur Pantura yakni ke arah Indramayu - Subang - Karawang selanjutnya ke Cikampek.

"Kita lihat kalau ekor kemacetan sudah mencapai 3 Km, maka akan kita keluarkan lewat Pantura. Selain itu akan kita berlakukan contra flow di titik-titik tertentu," terangnya.

Ia melanjutkan, pada arus balik terdapat 26 loket pembayaran yang pengaturannya disesuaikan dengan kondisi lalu lintas. Arah ke Jakarta dibuka sebanyak 21 gerbang dan dari Jakarta ke Cirebon 5 gerbang, atau 19 gerbang dibuka untuk yang ke arah Jakarta dan 7 gerbang ke arah Cirebon - Jawa Tengah.

"Jumlah pintu tol akan fleksibel dalam melayani para pemudik dengan menggunakan sistem 21-5 atau 19-7, kita tetap mengutamakan arus balik.

Editor: Sasmito

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aplikasi LAPOR Dinilai Tidak Efektif Tanggapi Laporan Masyarakat

Kabar Baru Jam 15

Perlukah Sertifikasi Pernikahan?