Penembak Jitu Kawal Kunker Jokowi di Aceh

Presiden Joko Widodo akan meresmikan penggunaan PLTMG Arun atau Gas Engine Power Plant Arun

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 02 Jun 2016 10:48 WIB

Author

Erwin Jalaludin

Penembak Jitu Kawal Kunker Jokowi di Aceh

Tim sniper atau penembak jitu dari prajurit TNI/Polri memakai senjata khusus terlihat bersiaga mengamankan kedatangan Presiden Joko Widodo. Foto : Erwin Jalaluddin/KBR

KBR, Lhokseumawe – Tim penembak jitu TNI/Polri dilibatkan dalam pengamanan kedatangan Presiden Joko Widodo di Provinsi Aceh. Pasukan khusus tersebut akan ditempatkan disejumlah titik rawan. Menurut Komandam Resort Militer (Danrem) 011/Lilawangsa, Dedy Agus Purwanto, pasukan ini disiagakan di sekitar peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun di Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

”Intinya yang penting keseluruhan Kita kerahkan untuk kegiatan pengamanan secara menyeluruh. Tim penembak jitu jelas dikerahkan, karena bagian dari pengamanan itu juga, ” kata Dedy kepada portalkbr, Kamis (2/6).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo direncanakan meresmikan penggunaan PLTMG Arun atau Gas Engine Power Plant Arun. Pembangkit berkapasitas 184 Mega Watt (MW) ini diproyeksikan untuk memasok setengah dari kebutuhan daya listrik di Aceh.

PLTMG Arun memiliki 19 mesin pembangkit yang dibangun sejak akhir 2013. Proyek ini berbiaya sekitar Rp 35,4 miliar dan 81,2 Juta Euro.

 

Editor: Damar Fery Ardiyan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 10

Jumlah Korban Jiwa Akibat Infeksi Virus Corona di Cina Meningkat

Pemkot Balikpapan Menghimbau Warganya Agar Tak Ke Luar Negeri Sehubungan Virus Corona Wuhan

Menyoal Upaya Pemerintah Indonesia Antisipasi Penyebaran Corona Wuhan

Kabar Baru Jam 8