Bagikan:

Covid-19 Melonjak, Cilacap Terapkan PTM Sistem Ganjil Genap

"Yang (nomor urut absen) 1 hingga 16 itu masuk shift pagi. Nanti dikasih jeda 1 jam, dilanjut shift 2, shift 1 nya pulang. Nanti, (nomor urut absen) 17 hingga 32 itu shift siang"

NUSANTARA

Senin, 21 Feb 2022 15:19 WIB

Covid-19 Melonjak, Cilacap Terapkan PTM Sistem Ganjil Genap

penyemprotan disinfektan di salah satu sekolah di Sumatera Barat, mencegah terjadinya klaster sekolah, Jumat (11/2/22). (Foto: Antara/M. Arif Pribadi)

KBR, Cilacap – Dinas Pendidikan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah kembali menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) maksimal 50 persen, imbas melonjaknya covid-19 di kabupaten itu.

Pembelajaran tatap muka ini diterapkan di SD dan SMP dengan sistem ganjil-genap absensi siswa.

“Jadi, setiap kelas jumlah siswa di SMP itu kan 32. Yang (nomor urut absen) 1 hingga 16 itu masuk shift pagi. Nanti dikasih jeda 1 jam, dilanjut shift 2, shift 1 nya pulang. Nanti, (nomor urut absen) 17 hingga 32 itu shift siang. Jadi satu hari itu ada dua shift. Kalau yang SD juga sama. Cuma kalau SD itu kan jumlah tiap kelasnya hanya 28. Jadi masing-masing dibagi 14 siswa,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar di Dinas Pendidikan Cilacap, Kastam, saat dihubungi di Cilacap, Senin (21/2/2022).

Ia mengatakan penerapan dua sesi pembelajaran tatap muka ini untuk mengansitipasi meluasnya Covid-19 di Cilacap. Selain itu, lanjut Kastam, Cilacap juga masuk level 2 status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Itu artinya, pembelajaran maksimal hanya 50 persen. Perihal teknis pelaksanaannya diserahkan kepada masing-masing sekolah, termasuk sistem ganjil genap," jelasnya.

Baca juga: Covid-19 Melonjak, Pemkot Balikpapan Tambah 2 Lokasi Isoter

Kastam mengklaim, tidak ada sekolah di Cilacap yang menjadi klaster Covid-19. Ia menambahkan, sebelumnya seluruh sekolah di Cilacap sudah sempat menerapkan PTM 100 persen.

Selain itu, jumlah siswa yang sudah divaksin juga sudah lebih dari 80 persen sehingga sebetulnya sudah memenuhi prasyarat PTM 100 persen.

"Namun, demi mengantisipasi meluasnya Covid-19, PTM 50 persen tetap diberlakukan sembari menunggu penurunan angka Covid-19 dan level PPKM," pungkas Kastam.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Catatan untuk TNI

Most Popular / Trending