Bagikan:

Kementan Dorong Pemda Ekspor Beras Premium ke Luar Negeri

"Kami minta daerah-daerah lumbung beras, dan telah memenuhi standar kualitas ekspor supaya masuk didekatkan dan dijembatani oleh teman-teman Kemendag"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 21 Des 2021 16:12 WIB

Kementan Dorong Pemda Ekspor Beras Premium ke Luar Negeri

ilustrasi beras. (Foto: KBR/Muhammad Ridlo)

KBR, Jakarta - Kementerian Pertanian mendorong provinsi di Indonesia yang menjadi basis lumbung padi berani mengekspor beras kualitas premium ke luar negeri.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi, mengatakan ekspor beras kualitas premium ke luar negeri telah ditunjukkan oleh Provinsi Jawa Tengah. Provinsi itu telah mengekspor beras kualitas premium ke negara Timur Tengah.

Menurut Suwanti, hal itu perlu dicontoh oleh sejumlah daerah yang menjadi produsen beras berkualitas di Indonesia.

"Jawa Tengah sudah mulai ekspor berasnya. Kami minta daerah-daerah lumbung beras, dan telah memenuhi standar kualitas ekspor supaya masuk didekatkan dan dijembatani oleh teman-teman Kemendag, kita siap termasuk (membantu) hingga packaging-nya, kemasannya sudah branded Timur Tengah itu kemarin kita penuhi dan bagus. Mudah-mudahan ini langkah awal yang baik beras kita masuk," katanya dalam Webinar bertajuk "Bagaimana Memulai Ekspor Produk Tanaman Pangan?" yang diselenggarakan secara daring, Selasa (21/12/2021).

Suwandi mengungkapkan, Indonesia memiliki kesempatan mengekspor beras premium maupun beras khusus lainnya.

Sejumlah negara, kata dia, saat ini mulai membuka keran impor beras kualitas premium maupun beras organik guna memenuhi dan mengamankan stok pangan.

"Beras kita mempunyai beras khusus, baik itu beras organik beras merah, beras hitam dan beras khusus lainnya. Kemudian juga beras premium di Timur Tengah sudah masuk. Ini peminatnya juga banyak. Di beberapa negara juga untuk mengamankan pangan, kita sudah mengarah ke situ," pungkas Suwandi.

Berita lainnya:

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor beras Indonesia periode Januari-Agustus 2021 mencapai USD2,07 juta atau setara Rp29,6 miliar. Angka ekspor beras itu melonjak 51 persen dibanding periode Januari-Desember 2020 yang hanya mencapai USD1,01 juta atau sekitar Rp14,4 miliar.


Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Buntu Penolakan Pemekaran Wilayah Papua