Hingga Oktober, Susi Tenggelamkan 488 Kapal

Jumlah itu adalah kapal Ilegal yang masuk ke perairan Indonesia sejak Januari 2017 hingga Oktober 2018

BERITA , NASIONAL

Kamis, 22 Nov 2018 17:30 WIB

Author

May Rahmadi

Hingga Oktober, Susi Tenggelamkan 488 Kapal

Petugas dari Kejaksaan Negeri Batam melakukan penenggelaman kapal nelayan asing di Perairan Pulau Momoi, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (21/11/2018). (Antara Foto/M N Kanwa)

KBR, Jakarta- Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat telah menangkap 633 kapal ilegal  sejak Januari 2017 hingga Oktober 2018. Menteri KKP Susi Pudjiastuti mengatakan, angka 633 kapal merupakan capaian yang baik.

Ia berharap, tak ada lagi penangkapan ikan ilegal yang memasuki perairan Indonesia.

"Dari hasil capaian kita sudah sangat baik. Ini membuktikan penangkapan kapal ikan ini makin hari makin berkurang. Kita tidak berharap makin bertambah, mudah-mudahan malah tidak ada lagi yang harus kita tangkap," kata Susi di kantornya, Kamis (22/11/2018).

Dalam operasi penangkapan pada Januari 2017 sampai Oktober 2018, Menteri Susi bertindak sebagai Komandan Satuan Tugas. Dia mengungkapkan, 633 kapal yang ditangkap, 366 kapal berasal dari Indonesia dan 267 adalah kapal ikan asing. 

134 kasus dari jumlah illegal fishing itu, 41 di antaranya sudah berkekuatan hukum tetap. 488 kapal pelaku illegal fishing juga sudah ditenggelamkan setelah penetapan atau putusan pengadilan.

Satgas pimpinan Susi itu juga menangkap kapal STS-50 (Andrey Dolgov). Kapal tersebut merupakan buronan internasional karena melakukan kejahatan perikanan di berbagai negara. Saat ini satgas 115 sudah membentuk kelompok kerja dari beberapa negara guna menindaklanjuti temuan-temuan dari investigasi STS-50.

Baca juga:

Editor: Friska Kalia  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana, Perselisihan Hasil Pemilu

10 Tahun UU Narkotika: Seperti Apa Implementasinya?

Sidang Perdana Sengketa Pemilu

Cek Fakta: Misleading Content KPU Panik

What's Up Indonesia