covid-19

Indonesia Kuasai 50 Persen Pasar Rumput Laut Dunia

Potensi lahan budidaya hingga 12 juta hektare

BERITA | NASIONAL

Jumat, 09 Okt 2015 18:58 WIB

Indonesia Kuasai 50 Persen Pasar Rumput Laut Dunia

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat rapat dengan Asosiasi Rumput Laut (Foto: KBR/Aisyah K.)

KBR, Jakarta -  Menteri kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, ada tiga jenis rumput laut yang paling banyak diserap dunia. Di antaranya adalah jenis Kotoni dan Glacilaria. Dia yakin, dengan potensi lahan budidaya hingga 12 juta hektare lebih, produk rumput laut Indonesia akan lebih banyak diserap pasar dunia. Saat ini, baru sekitar 2,68 persen atau 352  hektare lahan yang telah dimanfaatkan pebudidaya nasional.

"Produksi rumput laut basah saat ini 9,2 juta ton dan kini meningkat pada 2014 10,2 juta ton. Volume ekspor pada 2013 sebesar 181.924 ton atau senilai 29,701 juta USD. Pada 2014 menjadi 206,452 ton dengan nilai 279,540 juta USD," ujar Susi Jumat (09/10/2015).

Usaha budidaya rumput laut ini, menurut Susi, telah memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat pesisir, khususnya mereka yang tinggal di daerah perbatasan dan pulau-pulau kecil. Itu sebab, KKP tengah fokus mengembangkan usaha budidaya jenis ini. Apalagi, budidaya tanaman rumput laut tak sulit dan tak berbiaya besar. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Mampukah Polisi Respons Cepat Kasus yang Libatkan Anggotanya?