Sumur Minyak Pertamina Bocor, Warga Pesisir Dapat Seribu Karung Limbah

"Itu baru di area bibir pantai Cemarajaya."

BERITA , NASIONAL , NUSANTARA

Jumat, 02 Agus 2019 18:04 WIB

Author

Adi Ahdiat

Sumur Minyak Pertamina Bocor, Warga Pesisir Dapat Seribu Karung Limbah

Warga membawa karung berisi pasir yang tercemar tumpahan minyak mentah Pertamina di pesisir Pantai Cemarajaya, Karawang, Jawa Barat, Rabu (24/7/2019). (Foto: ANTARA/M Ibnu Chazar)

KBR, Jakarta- Tambang minyak lepas pantai Pertamina di perairan Karawang, Jawa Barat, bocor. Puluhan ribu barel minyak mentah pun luber dan mencemari lautan.

Limbah tumpahan minyak itu juga terbawa arus hingga "terdampar" dan mengotori pantai Desa Cemarajaya, Karawang, Jawa Barat. 

Warga Cemarajaya kemudian bergotong royong membersihkan pantai mereka dari limbah minyak yang sudah bercampur pasir. Mereka mengaku sudah mengumpulkan sekitar 1.000 karung limbah.

"Itu baru di area bibir pantai Cemarajaya," kata Kepala Desa Cemarajaya Yong Lim Supardi, kepada Antara di Karawang, Jumat (2/8/2019).

Baca Juga: 

Minyak Pertamina Cemari Laut, Kiara: Harus Ada Sanksi Tegas 

Minyak Pertamina Cemari Laut, Menteri Susi: Ini Kecelakaan


Nelayan Sampai Tukang Ojek Ikut Bersih-Bersih

Menurut pantauan Antara, aksi bersih-bersih pantai dilakukan oleh lebih dari 100 orang. Aksi ini dilakukan oleh masyarakat nelayan sampai tukang ojek.

"Semuanya terlibat dan dibolehkan mengikuti kegiatan bersih-bersih pantai dari limbah minyak mentah itu. Yang penting, mereka warga Desa Cemarajaya yang terdampak," kata Kepala Desa.

Karung limbah minyak yang dikumpulkan warga kemudian disetor di halaman Kantor Desa, sebelum dibawa ke tempat pengolahan limbah.

Hingga Jumat (2/8/2019), aksi bersih-bersih itu masih dilakukan di sepanjang bibir Pantai Cemarajaya, Karawang. Limbah minyak juga dikabarkan sudah menyebar hingga ke area pantai Muara Gembong, Bekasi, dan sejumlah kawasan di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pascapenggerebekan, Mahasiswa Papua di Surabaya Trauma