HUT Bhayangkara ke-70, Ini Pesan Kapolri untuk Tito Karnavian

Kapolri Badrodin Haiti yang akan pensiun akhir Juli 2016, mengingatkan penggantinya Tito Karnavian agar menegakkan toleransi umat beragama.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 01 Jul 2016 11:04 WIB

Author

Gilang Ramadhan

HUT Bhayangkara ke-70, Ini Pesan Kapolri untuk Tito Karnavian

Kapolri Badrodin Haiti saat memimpin peringatan HUT Bhayangkara ke-70 di Lapangan Mabes Polri. Foto: Gilang Ramadhan/KBR

KBR, Jakarta - Kapolri Badrodin Haiti yang akan pensiun akhir Juli 2016, mengingatkan penggantinya Tito Karnavian agar menegakkan toleransi umat beragama. Terutama melindungi kelompok rentan.

"Perlindungan terhadap kelompok rentan juga harus diperhatikan. Termasuk kita (Polisi-red) diharapkan jadi pemersatu kesatuan bangsa, perekat persatuan bangsa dan juga jadi penegak toleransi," kata Badrodin usai melaksanakan upacara HUT Bhayangkara ke-70 di Lapangan Mabes Polri, Jumat (01/06/16).

Selain itu, Badrodin juga meminta Tito untuk melakukan pembenahan di internal Polri. Mulai dari proses rekrutmen sampai purna tugas. Peningkatan kinerja Polri, menurut Badrodin, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polisi.

"Pembenahan dan reformasi internal jangan berhenti dilakukan, tertib pelayanan publik dan harus bebas dari calo," pesannya.

Baca juga:
Uji Calon Kapolri, Tito Janji Bangun Institusi
Kapolri Badrodin Haiti: Perwira Tinggi Polri Harus Loyal Dukung Tito

Pada peringatan Hari Bhayangkara ke-70, Badrodin sekaligus berpamitan kepada seluruh anak buahnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri, keluarga besar Polri, pimpinan lembaga Negara, tokoh masyarkat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh masyarakat atas dukungan, kerjasama, dan partisipasinya.

"Saya sampaikan permohonan maaf atas pelayanan dan perlindungan yang tidak optimal dan mengecewakan. Sekali lagi saya mohon diri dan maaf yang sebesar-besarnya," ujar Badrodin. (qui)

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Upaya Muslimah Bercadar Kikis Stigma (Bag 1)

Kabar Baru Jam 8

Menyoal Jaminan Kebebasan Warga, Apapun Agamanya

Kabar Baru Jam 10