Bagikan:

Jokowi: Wajar Ada Perbedaan dengan Megawati

"Kadang-kadang ada perbedaan antara anak dan ibu, ya itu wajar-wajar saja. Biasa,"

NASIONAL

Kamis, 09 Jun 2022 08:51 WIB

Presiden Jokowi dan Ketum PDIP Megawati saat peresmian Masjid At-Taufiq di Lenteng Agung, Jakarta, R

Presiden Jokowi dan Ketum PDIP Megawati saat peresmian Masjid At-Taufiq di Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (8/6/22). (Antara/Dhemas Reviyanto)

KBR,Jakarta-   Presiden Joko Widodo menyebut wajar jika muncul perbedaan pendapat antara dirinya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Meski begitu, dia menegaskan sangat menghormati Mega.

Pernyataan ini disampaikan Jokowi di tengah isu retaknya hubungan keduanya.

"Kemudian kalau dalam perjalanan panjang, kadang-kadang ada perbedaan antara anak dan ibu, ya itu wajar-wajar saja. Biasa," kata Jokowi saat acara peresmian Masjid At-Taufiq di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (8/6/2022).

Presiden Jokowi mengatakan, hubungan dia dengan Megawati seperti hubungan ibu dan anak. Bahkan dia menyebut keduanya memiliki hubungan batin.

Baca juga:

Tahun Politik Menteri Bangun Koalisi, Mundur dari Pemerintahan?

Survei: Minyak Goreng Buat Jokowi Kehilangan Kepercayaan Warga


Jokowi juga menaruh hormat lantaran selalu diberi kepercayaan penuh oleh Mega.

Sebelumnya, isu keretakan dengan Mega mencuat usai Jokowi menghadiri Rakernas Projo, belum lama ini. Dalam acara itu, Jokowi disinyalir memberi dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Padahal partai pengusungnya, PDIP, belum menyatakan sikap terkait pencalonan. 

 

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

RAPBN 2023, Penanganan Pandemi Tak Lagi Jadi Prioritas?

Most Popular / Trending