Menagih Kemudahan Akses Vaksinasi COVID-19 bagi Penyandang Disabilitas

"Penyandang disabilitas harus dapat bantuan. Misal naik ke tangga kan nggak bisa. Harusnya disabilitas yang menggunakan kursi roda mestinya ada fasilitas memudahkan akses orang berkursi roda."

BERITA | NASIONAL

Rabu, 14 Apr 2021 22:36 WIB

Author

Astri Septiani

Menagih Kemudahan Akses Vaksinasi COVID-19 bagi Penyandang Disabilitas

Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 ke penyandang disabilitas di RS Prima Medika, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (14/4/2021). (Foto: ANTARA/Destyan Sujarwoko)

KBR, Jakarta - Akses kepada vaksinasi Covid-19 didorong agar bisa merata untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk penyandang disabilitas. Pemerintah diminta memastikan hak-hak penyandang disabilitas terpenuhi. Sejumlah fasilitas juga mesti disiapkan untuk memastikan akses penyandang disabilitas mendapatkan vaksin, mudah.

Akses penyandang disabilitas terhadap berbagai sektor layanan pemerintah sudah dijanjikan Presiden Joko Widodo, saat memberi sambutan peringatan Hari Disabilitas Internasional, Desember 2020 lalu.

“Kita ingin secara terus menerus meningkatkan kesetaraan, kesempatan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Menjamin akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan bagi penyandang disabilitas dan membangun infrastruktur yang aksesibel untuk menciptakan lingkungan yang bebas hambatan bagi disabilitas," kata Jokowi saat itu.

Jokowi berjanji bakal memastikan hak-hak penyandang disabilitas termasuk dari aspek kesehatan bakal dipenuhi pemerintah.

Janji itu ditagih para penyandang disabilitas, terutama untuk memperoleh layanan vaksinasi COVID-19.

Kepala Sekolah Luar Biasa dan Disabilitas Ganda, Yayasan Dwituna Rawinala, Budi Prasodjo menyatakan penyandang disabilitas juga perlu mendapat akses vaksin yang sama. Kata dia, hak-hak penyandang disabilitas mesti dipenuhi oleh pemerintah.

"Pemberdayaan bagi disabilitas, pendidikan disabilitas, pembekalan disabilitas itu penting. Tetapi menghilangkan hambatan hambatan di masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap disabilitas itu juga penting. Kita akan maju bersama-sama. Bagaimana pemberdayaan disabilitas dan bagaimana kita advokasi hak-hak disabilitas jadi penting juga," kata Budi saat sebuah diskusi daring, (8/4/2021) lalu.

Budi Prasodjo menyatakan yayasannya sudah mendapatkan informasi yang cukup baik dari pemerintah terkait vaksinasi untuk disabilitas.

Berdasarkan pengalamannya mengikuti vaksinasi bagi para siswa dari yayasannya, sejumlah fasilitas seperti kendaraan juga disiapkan pemerintah dengan cukup baik.

Hak kemudahan divaksin

Pakar Imunisasi Dewasa dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Gatot Soegiarto mengingatkan pemerintah agar menyiapkan fasilitas bagi penyandang disabilitas.

Gatot mengatakan penyandang disabilitas berhak mendapat kemudahan untuk divaksin, sama seperti masyarakat lainnya. Untuk itu, kata Gatot, pemerintah perlu memastikan hak-hak penyandang disabilitas untuk mendapatkan vaksin Covid-19 terpenuhi.

"Penyandang disabilitas harus dapat bantuan. Misal naik ke tangga kan nggak bisa. Harusnya disabilitas yang menggunakan kursi roda mestinya ada fasilitas memudahkan akses orang berkursi roda agar mendapatkan akses ke tempat vaksinasi. Saya kira segala sesuatu harus disiapkan. Informasi tentang vaksinasi untuk teman-teman yang mengalami disabilitas tuna rungu, tuna netra mestinya bisa difasilitasi sehingga teman-teman ini mendapatkan informasi dan hak-haknya untuk divaksinasi," kata Gatot.

Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia memastikan pemerintah berupaya agar penyandang disabilitas bisa merasakan seluruh program pemerintah, termasuk mendapat vaksin Covid-19.

Ia menyebut jumlah penyandang disabilitas di Indonesia saat ini mencapai 38 juta jiwa. Ia mengakui masih ada sejumlah kendala terkait vaksinasi bagi penyandang disabilitas, diantaranya soal akses informasi yang terbatas.

Namun, kata Angkie, pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah supaya vaksinasi kepada penyandang disabilitas bisa difasilitasi dengan baik.

Ia mengatakan proses vaksinasi yang diberikan kepada penyandang disabilitas tidak dibedakan dengan masyarakat biasa. Hanya saja, penyandang disabilitas disiapkan fasilitas khusus. Ia juga memastikan, sejauh ini vaksin Sinovac aman untuk penyandang disabilitas.

"Sosialisasi kepada komunitas, sekolah luar biasa, sekolah inklusi, dan beberapa panti bahwa sentra vaksinasi dibuka juga untuk teman teman disabilitas. Artinya, sosialisasi mereka terbatas. Informasi kenapa mereka harus divaksin, vaksin apa yang dipakai dan sebagainya. Lalu, kedua, ada sekolah yang menyiapkan transportasi. Ada sentra untuk menyiapkan akses transportasi untuk penjemputan ke tempat," kata Angkie saat diskusi daring tentang vaksinasi bagi penyandang disabilitas, Kamis (8/4/2021).

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri