Genjot Vaksinasi Lansia, Begini Strategi Kemenkes

"Mereka tinggal datang tidak perlu surat domisili ke sentra vaksinasi,"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 22 Apr 2021 08:20 WIB

Author

Astri Septiani

Genjot Vaksinasi Lansia, Begini Strategi Kemenkes

Lansia berusia 104 tahun Wirjawan Hardjamulia menerima suntikan kedua vaksin covid-19 di RS Vania, Kota Bogor, Jabar, Selasa (20/04). (Antara/Arif F.)

KBR, Jakarta-  Pemerintah menargetkan vaksinasi untuk lansia bisa dipercepat. Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyatakan 60 hingga 70 persen ketersediaan vaksin Covid-19 pada  April bakal diprioritaskan untuk vaksinasi lansia. 

Kata dia pemerintah mempunyai sejumlah cara mempermudah akses lansia mendapatkan vaksin demi menggenjot target vaksinasi tersebut.

"Sekarang lansia tidak perlu mendapatkan vaksinasi berdasarkan KTP, jadi cukup datang dimanapun dia saat ini tinggal. Misal di tempat anaknya sementara KTPnya beda dengan tempat tinggal sekarang, mereka tinggal datang tidak perlu surat domisili ke sentra vaksinasi. Tapi jangan lupa mendaftar karena akan mengurangi waktu antrean sehingga lansia tidak terlalu lama menunggu," kata Siti Nadia kepada KBR, Rabu (21/4/21).

Kata dia, di sejumlah daerah seperti DKI Jakarta dan Surabaya juga menerapkan strategi door to door yakni petugas RT/RW atau kelurahan bertugas mendata warga lansia kemudian berkoordinasi dengan puskesmas untuk memastikan warganya mendapat vaksinasi. 

Strategi lain kata dia pemerintah bekerja sama dengan transportasi daring maupun transportasi lain seperti becak dan odong-odong untuk mengantar lansia divaksin. Selanjutnya kata dia pemerintah juga bekerja sama dengan swasta dan BUMN tak hanya untuk menyiapkan sentra vaksinasi, namun menyiapkan fasilitas antar jemput bagi lansia.

Nadia memastikan, pemerintah terus berkoordinasi serta mendorong daerah yang pencapaian target vaksinasi bagi lansianya masih rendah.

"Kita melihat sampai saat ini misalnya sampai april masih ada 11 kabupaten kota yang belum memulai pelayanan (vaksinasi) lansia. Dan rata-rata masih 478 kabupaten kota capaian lansianya masih di bawah 25 persen. Ini yang harus kita dorong terus kabupaten kota ini supaya segera meningkatkan upaya untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi lansia," tambahnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kontroversi Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menyekat Pemudik Nekat

Kabar Baru Jam 10