RS Darurat Covid-19, PUPR Tambah 3 Bangunan di Wisma Atlet Kemayoran

"Untuk renovasi rehabilitasi RS darurat wisma atlet, kan ini ada 10 kita siapkan empat. Sekarang sedang berjalan tiga lagi. Jadi nanti ada tujuh dari 10 tower yang kita sudah siapkan,"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 10 Apr 2020 10:11 WIB

Author

Resky Novianto

RS Darurat Covid-19, PUPR Tambah 3 Bangunan di Wisma Atlet Kemayoran

Petugas dengan alat pelindung diri di beranda di RS Darurat COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/3). (Antara/Aditya)

KBR, Jakarta-  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan tiga bangunan bertingkat tambahan Wisma Atlet Kemayoran untuk mendukung penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Sebelumnya Kementerian PUPR merenovasi empat  bangunan dari 10 yang ada di Wisma Atlet Kemayoran sebagai RS Darurat Covid-19. 

Juru Bicara Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja mengatakan, tiga bangunan saat ini tengah dalam tahap renovasi.

"Untuk renovasi rehabilitasi RS darurat wisma atlet, kan ini ada 10 kita siapkan empat. Sekarang sedang berjalan tiga  lagi. Jadi nanti ada tujuh  dari 10 tower yang kita sudah siapkan," kata Endra kepada KBR, Kamis (9/4/2020).

Sementara, Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH mengatakan tambahan   tersebut akan digunakan untuk menaikkan daya tampung ruang pasien RS Darurat COVID-19, serta menyediakan hunian layak bagi tenaga dokter dan paramedis yang bertugas 24 jam di RS Darurat tersebut. Ia memperkirakan, pekerjaan persiapan tambahan tiga bangunan ini akan selesai pada pekan depan.

Lebih lanjut, Khalawi menambahkan, tower dua  digunakan sebagai hunian tim dokter dan paramedis memiliki 24 lantai dengan jumlah 886 unit. Saat ini telah selesai dilakukan pembersihan dan perbaikan minor. Sedangkan bangunan empat dan lima  yang berada di Blok D-10 akan dimanfaatkan untuk menambah ruang isolasi/karantina (rawat inap) bagi pasien dengan masing-masing berkapasitas 886 unit. 

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Serba-serbi Warga Berlebaran di Tengah Pandemi

Taliban dan Pemerintah Afganistan Sepakat Genjatan Senjata Saat Idulfitri

Kabar Baru Jam 20

PSA Idulfitri 2020