Tak Ingin Ada Kasus Hambalang Jilid II, Kemenpora Sambangi KPK

Dalam pertemuannya dengan pemimpin KPK disebutkan proyek tersebut bisa dilanjutkan.

BERITA , NASIONAL

Senin, 28 Mar 2016 16:17 WIB

Author

Randyka Wijaya

Tak Ingin Ada Kasus Hambalang Jilid II, Kemenpora Sambangi KPK

Presiden tinjau proyek Hambang. Foto: Antara

KBR, Jakarta- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal diteruskannya proyek Pusat Pelatihan, Pendidikan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor. Juru Bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan pihaknya tak ingin kasus Hambalang terulang.

"Poinnya adalah kami datang ke sini karena kami tidak ingin salah langkah jangan sampai ada Hambalang kedua," kata Gatot Dewa Broto di Gedung KPK Jakarta, Senin (28/03/2016).

Gatot didampingi oleh perwakilan dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat serta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan. Dalam pertemuannya dengan pemimpin KPK dikatakan proyek tersebut bisa dilanjutkan.

"Oleh Pak Saut dan beberapa Deputi yang hadir silahkan itu tidak disita oleh KPK. Tetapi yang disita adalah dokumen, agar betul-betul ada audit fisik teknik yang sangat komprehensif. Harus ada audit yang lebih lengkap jangan sampai mubazir penanganan hambalang itu." Tegasnya.

Sebelumnya, KPK telah mengingatkan pemerintah bahwa tanah di Hambalang mudah bergerak dan rawan longsor.

Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono telah membentuk tim independen pada 21 Maret 2016. Tim itu terdiri dari ahli dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung. Mereka akan mengaudit pergerakan tanah dan sistem drainase proyek Hambalang.

Berdasarkan audit konsultan independen proyek Hambalang sudah 42 persen selesai. Sedangkan versi kontraktor telah selesai 53 persen.

Ini menindaklanjuti kunjungan Presiden Jokowi bersama kementerian terkait di kawasan proyek Hambalang Bogor (18/03/2016). Pemerintah berencana mengadakan rapat terbatas melanjutkan proyek Hambalang. Menurut Gatot rapat terbatas batal diadakan besok, pihaknya masih menunggu instruksi Presiden. 

Proyek Hambalang dihentikan sejak tahun 2012 silam lantaran dalam pelaksanaannya diduga telah terjadi korupsi. Selain itu, penghentian juga dilakukan karena masih menunggu hasil telaah tim lahan mengenai amblesnya lahan di area bawah kompleks Hambalang.

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

What's Up Indonesia

Kabar Baru Jam 8

Aturan Tata Ruang Pesisir Dinilai Diskriminatif