2019, Kominfo Targetkan 1000 Nelayan dan Petani Go-Online

Kominfo mengklaim aplikasi petani dan nelayan go-online sudah digunakan nelayan dan petani di 45 provinsi dan kabupaten/kota. Misalnya di Labuan Bajo, NTT dan Cirebon, Jawa Barat.

BERITA , NASIONAL

Senin, 25 Feb 2019 20:18 WIB

Author

Muthia Kusuma

2019, Kominfo Targetkan 1000 Nelayan dan Petani Go-Online

Nelayan membongkar muat ikan tuna di Pelabuhan Pendaratan Ikan, Banda Aceh, Rabu (20/2/2019). (Foto: ANTARA/Irwansyah Putra)

KBR, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan sekitar seribu nelayan dan petani bisa go-online pada tahun ini.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo, Septriana Tangkary mengatakan Kominfo telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan swasta untuk membuat aplikasi daring 'online' untuk memudahkan nelayan dan petani.

Manfaat aplikasi ini misalnya nelayan menjadi tahu titik keberadaan ikan dan mengetahui tinggi ombak, serta membantu pemasaran.

"Kalau target, kita sampai tahun ini ada 1000 nelayan dan petani untuk go-online. Insyaallah mungkin lebih ya. Cuma kan kita nggak mau muluk-muluk, tapi kerja nyata. Kita kerja cerdas dan itu adalah prestasi kita. Jadi, bukan saja Kominfo yang punya kerja, tapi seluruh masyarakat Indonesia yang bergerak, untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan," kata Septriana di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Senin, (25/2/2019).

Septriana mengakui masih ada beberapa kabupaten/kota yang belum tersentuh sosialisasi go-online ini sebab banyaknya pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia.

Namun, ia mengklaim aplikasi go-online sudah digunakan oleh nelayan dan petani di 45 provinsi dan kabupaten/kota. Misalnya di Labuan Bajo, NTT dan Cirebon, Jawa Barat.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Eps.5: Kuliah di Iran, Cerita dari Bahesty Zahra

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17