Bagikan:

Biaya Haji 2017, Ini Usul Pemerintah

"Penambahan jemaah sampai 52.200 yang itu membawa implikasi adanya penambahan biaya dari haji keseluruhan ini. Selain juga terkait biaya inflasi, "

BERITA | NASIONAL

Senin, 13 Feb 2017 21:15 WIB

Author

Ria Apriyani

Biaya Haji 2017, Ini Usul Pemerintah

Ilustrasi (foto: Antara)


KBR, Jakarta- Kementerian Agama mengusulkan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2017 sebesar Rp 35,7 juta. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar Rp 1,098 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan penaikan karena ada kenaikan di biaya penginapan dan bahan bakar pesawat.

"Tidak terelakkan adanya kenaikan avtur, perubahan kurs rupiah terhadap Dolar dan Saudi Real. Lalu juga penambahan jemaah sampai 52.200 yang itu membawa implikasi adanya penambahan biaya dari haji keseluruhan ini. Selain juga terkait biaya inflasi, "kata Lukman saat rapat dengan DPR, Senin (13/2).

Jumlah ini menurutnya masih mungkin berubah. Ini bergantung pada dinamika pembahasan dengan DPR. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Agama DPR, Sodiq Mudjahid mengatakan masih ada dua ganjalan soal kenaikan ini yang dirasakan oleh DPR.

Menurut Sodiq, alokasi yang diberikan untuk uang saku jemaah terlalu kecil. DPR ingin mendorong agar pemerintah menambah alokasi uang saku dan berusaha mengurangi biaya bahan bakar dengan melobi Pertamina agar mendapatkan harga khusus.

"Kita ingin living cost 1500 real tapi harga tidak naik. Itu yang kita dorong. Kita ingin tekan alokasi indirect. Mudah-mudahan ada pembicaraan di pos-pos tertentu."

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai biaya haji yang dibebankan ke umat tidak perlu naik jika Badan Pengelola Keuangan Haji sudah terbentuk. Alasannya, pemerintah masih punya dana hasil dari pengelolaan biaya haji yang disalurkan ke surat-surat berharga.

"Kalau BPKH sudah terbentuk saya yakin BPIH akan turun. Makanya saya minta Menag segera aktifkan BPKH dan umumkan uang kita yang katanya Rp 86 triliun itu. Itu akan menutupi kenaikan itu."


Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Pengungsi dan Persoalan Regulasi di Indonesia