Vihara Dharma Bhakti, Harapan di Tahun Baru Imlek

"Semoga kita semua diberkahi kesehatan, kesuksesan, dan kebahagiaan. Dan Indonesia semakin aman, damai, jauh dari terorisme.

BERITA | NASIONAL

Senin, 08 Feb 2016 14:24 WIB

Author

Dian Kurniati

Vihara Dharma Bhakti, Harapan di Tahun Baru Imlek

KBR, Jakarta- Menyambut tahun monyet api, masyarakat etnis Tionghoa berharap Presiden Joko Widodo memperbaiki ekonomi. Pengurus Vihara Dharma Bhakti, Yu Ie, menyambut gembira terbukanya kebebasan di berbagai bidang bagi orang Tionghoa di Indonesia lepas Orde Baru.

Menurut dia, saat ini kesempatan bagi orang Tionghoa berkarya di berbagai bidang terbuka lebar.

"Kita lihat hampir sama setelah masa Reformasi. Sudah tidak dibatasi lagi Tionghoa-Tionghoa itu. Bahkan sudah ada yang jadi menteri," ujarnya saat ditemui di altar utama Vihara Dharma Bhakti, Senin(08/02/2016).

Dia ingat sebelumnya mereka harus sembunyi-sembunyi untuk merayakan Imlek. Namun sejak Presiden Abdurahman Wahid atau Gus Dur menetapkan Imlek sebagai hari libur nasional, praktis kesempatan mereka terbuka lebar. Imlek kini tidak hanya menjadi milik keturunan Tionghoa saja. Dia juga merasa semakin leluasa bergerak di bidang politik, apalagi dengan akhirnya Basuki Tjahaja Purnama memimpin Jakarta. Ini memberikan harapan bahwa keturunan Tionghoa pun sah berkarya di kancah politik.

Ia menitipkan harapan agar Pemerintah Jokowi datang mengunjungi vihara yang diurusnya. Jika bertemu, dia ingin meminta presiden Jokowi memperbaiki kebijakan di sektor ekonomi. Selain itu, dia berharap Jokowi bisa menjaga kedamaian di Indonesia.

"Semoga kita semua diberkahi kesehatan, kesuksesan, dan kebahagiaan. Dan Indonesia semakin   aman, damai, jauh dari terorisme.

Sepakat dengan yang disampaikan Yu Ie, seorang umat Vihara Dharma Bhakti, Yanti, juga merasa dua tahun terakhir sektor perekonomian lesu.

"Yang pasti ekonomi Indonesia semoga semakin baik ya. Soalnya dua tahun ke belakang kok kayaknya agak susah."

Hari ini, Indonesia merayakan pergantian Tahun Baru Imlek. Di salah satu vihara tertua di Jakarta, ribuan umat datang memenuhi vihara sejak semalam. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

AstraZeneca Bakal Gelar Uji Klinis Global Tambahan

Eps12. Masa Depan Restorasi Gambut

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Mekanisme Baru Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah

Bupati Banyumas Larang Hajatan Meski Diprotes