Share This

Ini Instruksi Jokowi Terkait Insiden Tolikara

Presiden Jokowi juga memberikan bantuan Rp 1 miliar untuk pembangunan kios dan masjid.

, BERITA , OLAHRAGA

Rabu, 22 Jul 2015 15:11 WIB

Presiden Joko Widodo bersama Staf Khusus Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki. Foto: KBR/ Aisyah Kh

Presiden Joko Widodo bersama Staf Khusus Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki. Foto: KBR/ Aisyah Khairunnisa

KBR,Jakarta- Presiden Joko Widodo intruksikan tiga poin penyelesaian kerusuhan di Tolikara Papua. Juru bicara Presiden Joko Widodo, Teten Masduki mengatakan, beberapa poin intruksi itu langsung dilaksanakan seperti memberikan bantuan, penegakan hukum dan pembangunan kembali rumah ibadah dan tempat usaha warga.

Selain itu, Presiden Jokowi juga memberikan bantuan Rp 1 miliar untuk pembangunan kios dan masjid. Presiden akan berdialog dengan tokoh agama dan Papua untuk meredam insiden tersbeut agar tidak meluas.

"Pertemuan tadi menindaklanjuti peristiwa Tolikara,pertama presiden menegaskan penegakan hukum, yang kedua segera dilakukan pembangunan kembali fasilitas yang rusak, ketiga presiden akan berdialog dengan tokoh agama dan Papua," ujar Teten di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2015).

Sebelumnya, pada Jumat lalu (17/7/2015) massa mengamuk dan membakar kios. Api menjalar ke sebuah masjid di Tolikara, Papua. Meski begitu, kronologi peristiwa tersebut masih belum jelas. Dalam insiden itu, seorang warga tewas dan belasan lainnya luka terkena tembakan.

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.