Share This

Pilkada 2018, PAN Pasang Target Kemenangan di Atas 50 Persen

"Tahun 2016 kemenangan sebesar 42 persen. Lalu tahun 2017 sebesar 48 persen, dan tahun 2018 nanti dari 171 daerah yang melaksanakan Pilkada kami menargetkan bisa tembus di atas 50 persen."

BERITA , NUSANTARA

Selasa, 29 Agus 2017 15:42 WIB

Ilustrasi. Bendera partai politik. (Foto: kesbangpol.kemendagri.go.id)

KBR, Cirebon - Partai Amanat Nasional (PAN) menargetkan kemenangan di atas 50 persen pada penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada) 2018 mendatang.

Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno mengatakan dari tahun ke tahun target kemenangan PAN dalam pilkada terus meningkat, sehingga partai menaikkan target kemenangan pada Pilkada 2018 mendatang.

"Tahun 2016 kemenangan sebesar 42 persen. Lalu tahun 2017 sebesar 48 persen, dan tahun 2018 nanti dari 171 daerah yang melaksanakan Pilkada kami menargetkan bisa tembus di atas 50 persen," kata Eddy Soeparno di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (29/8/2017).

Untuk meraih angka tersebut, kata Eddy, PAN akan melakukan beberapa langkah diantaranya sosialisasi, komunikasi politik, dan mencari pasangan yang ideal.

Baca juga:


Khusus untuk Jawa Barat, Eddy mengatakan PAN ingin merebut kemenangan di tujuh daerah termasuk satu posisi pada pemilihan gubernur Jawa Barat 2018. Eddy mengatakan PAN sudah sejumlah target kemenangan di sejumlah daerah, dan menyiapkan kader-kadernya.

"Kami akan maju di Cirebon, Ciamis, Subang, Majalengka, Bogor, Kuningan, dan Depok. Di daerah itu sudah disiapkan kader-kader kami yang mumpuni. Kalau Bima Arya jadi dipinang untuk maju Pilgub maka akan ada delapan kader di Jawa Barat," kata Eddy Soeparno.

Eddy menambahkan PAN juga akan menyesuaikan kader-kadernya dengan potensi yang ada pada Pilkada mendatang, entah di posisi nomor satu atau nomor dua.

"Kami masih mencari pasangan yang ideal. Kalau kader bisa duduk di kursi nomor satu ya kami dorong nomor satu dan siapa pasangan idealnya untuk nomor dua. Kalau kader berpotensi masuk di nomor dua tentu kami cari calon bupati atau calon wali kota yang berpeluang menang," kata Eddy.

Ketua DPW PAN Jawa Barat Asbullah mengatakan, untuk pemilihan gubernur Jawa Barat saat ini PAN masih dalam tahap penguatan koalisi. PAN belum menentukan siapa kader yang akan dicalonkan.

"Kami masih mematangkan perahu dalam rangka Pilgub Jabar bersama Demokrat dan PPP. Memang kami belum membicarakan paket pasangan," tambah Asbullah.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.