Upaya Bom Bunuh Diri di Kartasura, Kapolda: Serangan pada Petugas

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir, tetap lanjutkan aktivitasnya."

BERITA , NASIONAL

Selasa, 04 Jun 2019 10:39 WIB

Author

Adi Ahdiat

Upaya Bom Bunuh Diri di Kartasura, Kapolda: Serangan pada Petugas

Tim Inafis Polres Sukoharjo saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ledakan bom di Pospam Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa dini hari (4/6/2019). (Foto: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho/wpa)

Sebuah bom meledak di Pos Pantau Polres Sukoharjo Joglosemar, pertigaan Tugu Tani Kartasura, Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Senin malam (3/6/2019). Bom ini diduga merupakan percobaan aksi bom bunuh diri, yang ditujukan untuk menyerang polisi.

Kapolda Jawa Tengah, Rycko Amelza Daniel, mengatakan, "Ini serangan kepada petugas polisi dan ini bukan yang pertama. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir, tetap lanjutkan aktivitasnya. Kami tetap menjamin kelancaran pemudik," katanya saat meninjau lokasi kejadian, seperti dikutip Antara, Selasa (4/6/2019).


Tidak Ada Korban Jiwa

Ledakan bom ini hanya melukai satu orang terduga pelaku, dan sama sekali tidak menimbulkan korban jiwa.

"Kami katakan sebagai pelaku karena bahan peledak yang meledak mengenai bagian tubuh korban. Saat ini pelaku dalam kondisi kritis di rumah sakit oleh kepolisian Polda Jateng dan Polres Kartasura," jelas Kapolda Rycko.

"Sejauh ini belum ada korban lain. Tadi saat terjadi ledakan ada tujuh petugas polisi yang memantau arus mudik karena arus yang menuju selatan cukup padat. Empat petugas di dalam pos dan tiga bertugas di lalu lintas," tambahnya.


Olah TKP Sudah Selesai

Sampai Selasa siang (4/6/2019)  kepolisian sudah selesai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) peledakan bom.

Pasukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri juga sudah menggeledah rumah terduga pelaku di Desa Wirogunan, Kartasura, Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah. Mereka menemukan sejumlah barang yang diduga merupakan bahan racikan bom.

"Petugas, dari hasil penggeledahan, memang menemukan barang-barang yang ada kaitannya dengan kejadian di TKP," kata Kapolda Rycko.

"Kami masih perlu waktu tim dari Gegana, Laboratorium Forensik, dengan Inafis. Kami tunggu hasilnya pemeriksaan nanti," tambahnya.

Sementara menunggu hasil pemeriksaan, Kapolda Jawa Tengah menyebut akan menerapkan maximum security untuk semua tempat penjagaan dan pos layanan kepolisian.

"Imbauan kami kepada masyarakat bahwa kami terus menjaga keamanan, insyaallah bisa dikendalikan," kata Kapolda Rycko.

(Sumber: ANTARA) 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Jelang Putusan Final MK

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10